Beranda blog

Hadis No. 336 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab menggosok (menyucikan) bejana dengan tanah karena jilatan anjing:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ عَنْ ‌شُعْبَةَ عَنْ ‌أَبِي التَّيَّاحِ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌مُطَرِّفًا عَنْ ‌عَبْدِ اللهِ بْنِ مُغَفَّلٍ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِقَتْلِ الْكِلَابِ وَرَخَّصَ فِي كَلْبِ الصَّيْدِ وَالْغَنَمِ. وَقَالَ: إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي الْإِنَاءِ فَاغْسِلُوهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ، وَعَفِّرُوهُ الثَّامِنَةَ بِالتُّرَابِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abd al-A’la, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid yaitu Ibnu al-Harits dari Syu’bah dari Abu al-Tayyah, dia berkata: aku pernah mendengar Mutharrif dari Abdullah bin Mughaffal, bahwasanya Rasulullah saw. pernah memerintahkan untuk membunuh anjing dan memberi keringanan pada anjing yang digunakan untuk berburu dan menjaga kambing (ternak). Lalu beliau bersabda: Apabila ada anjing yang menjilat bejana, maka basuhlah (cucilah) sebanyak tujuh kali dan gosoklah yang ke delapan dengan tanah.

Hadis No. 335 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab jilatan anjing:

أَخْبَرَنَا ‌عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنِ ‌الْأَعْمَشِ عَنْ ‌أَبِي رَزِينٍ ‌وَأَبِي صَالِحٍ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلْيُرِقْهُ، ثُمَّ لْيَغْسِلْهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Ali bin Mushir dari al-A’masy dari Abu Razin dan Abu Shalih dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah saw. pernah bersabda: Apabila seekor anjing menjilat bejana salah seorang dari kalian, maka hendaklah ia menumpahkannya (isi bejananya), kemudian membasuhnya (mencucinya) sebanyak tujuh kali.

Hadis No. 334 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab berwudu dengan air salju dan embun:

أَخْبَرَنَا ‌عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌جَرِيرٌ عَنْ ‌عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ ‌أَبِي زُرْعَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَرِيرٍ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Jarir dari Umarah bin al-Qa’qa’ dari Abu Zur’ah bin Amr bin Jarir dari Abu Hurairah, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. pernah berdoa: Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahanku dengan salju, air dan embun.

Hadis No. 333 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab berwudu dengan air salju dan embun:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌جَرِيرٌ عَنْ ‌هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّ قَلْبِي مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Jarir dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. pernah berdoa: Ya Allah bersihkanlah kesalahanku dengan air salju dan air embun, dan sucikan hatiku dari kesalahan sebagaimana engkau mensucikan pakaian putih dari kotoran.

Hadis No. 332 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab berwudu dengan air laut:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ عَنْ ‌مَالِكٍ عَنْ ‌صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ ‌سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ، أَنَّ ‌الْمُغِيرَةَ بْنَ أَبِي بُرْدَةَ أَخْبَرَهُ، أَنَّهُ سَمِعَ ‌أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ: سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّا نَرْكَبُ الْبَحْرَ، وَنَحْمِلُ مَعَنَا الْقَلِيلَ مِنَ الْمَاءِ، فَإِنْ تَوَضَّأْنَا بِهِ عَطِشْنَا، أَفَنَتَوَضَّأُ مِنْ مَاءِ الْبَحْرِ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ، الْحِلُّ مَيْتَتُهُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dari Malik dari Shafwan bin Sulaim dari Said bin Abu Salamah, bahwasanya al-Mughirah bin Abu Burdah telah mengabarkannya, bahwa dia pernah mendengar Abu Hurairah berkata: Pernah ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw., ia berkata: Wahai Rasulullah, kami sering bepergian mengarungi laut, sedangkan kami hanya membawa sedikit air. Jika kami berwudu dengan air itu, kami akan kehausan. Apakah kami boleh berwudu dengan air laut?. Maka Rasulullah saw. bersabda: (Laut) itu suci airnya, halal bangkainya.

Hadis No. 331 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab larangan mandi junub di air menggenang:

أَخْبَرَنَا ‌الْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنِ ‌ابْنِ وَهْبٍ عَنْ ‌عَمْرٍو وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ عَنْ ‌بُكَيْرٍ، أَنَّ ‌أَبَا السَّائِبِ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ ‌أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا يَغْتَسِلْ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ، وَهُوَ جُنُبٌ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Harits bin Miskin dengan cara dibacakan kepadanya sementara saya (imam al-Nasa’i) mendengarnya, dari Ibnu Wahb dari Amr yaitu Ibnu al-Harits dari Bukair, bahwasanya Abu Sa’ib pernah bercerita kepadanya bahwa dia telah mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw. pernah bersabda: Janganlah salah seorang dari kalian mandi di air menggenang (tidak mengalir), sementara ia dalam keadaan junub.

Hadis No. 330 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab penentuan batas (ukuran) pada air:

أَخْبَرَنَا ‌عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ ‌مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْوَاحِدِ عَنِ ‌الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ ‌مُحَمَّد بْنِ الْوَلِيدِ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ عَنْ ‌عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَامَ أَعْرَابِيٌّ فَبَالَ فِي الْمَسْجِدِ، فَتَنَاوَلَهُ النَّاسُ. فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: دَعُوهُ وَأَهْرِيقُوا عَلَى بَوْلِهِ دَلْوًا مِنْ مَاءٍ فَإِنَّمَا بُعِثْتُمْ مُيَسِّرِينَ، وَلَمْ تُبْعَثُوا مُعَسِّرِينَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abdurrahman bin Ibrahim dari Umar bin Abdul Wahid dari al-Auza’i dari Muhammad bin al-Walid dari al-Zuhri dari Ubaidullah bin Abdullah dari Abu Hurairah, dia berkata: Pernah ada seorang Arab Badui berdiri lalu kencing di dalam masjid, maka sebagian orang pun hendak menikdaknya. Namun Rasulullah saw. bersabda kepada mereka: Biarkan dia dan siramlah air kencingnya dengan satu ember air.
Sesungguhnya kalian diutus untuk memberi kemudahan, bukan diutus untuk mempersulit.

Hadis No. 329 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab penentuan batas (ukuran) pada air:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌حَمَّادٌ عَنْ ‌ثَابِتٍ عَنْ ‌أَنَسٍ، أَنَّ أَعْرَابِيًّا بَالَ فِي الْمَسْجِدِ، فَقَامَ إِلَيْهِ بَعْضُ الْقَوْمِ. فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا تُزْرِمُوهُ. فَلَمَّا فَرَغَ دَعَا بِدَلْوٍ مِنْ مَاءٍ، فَصَبَّهُ عَلَيْهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad dari Tsabit dari Anas, bahwasanya pernah ada seorang Arab Badui kencing di dalam masjid, maka sebagian orang pun bangkit (hendak menghentikannya). Lalu Rasulullah saw. bersabda: Janganlah kalian menghentikannya (dari hajatnya). Tatkala ia selesai (dari hajatnya), beliau meminta seember air, lalu menyiraminya ke tempat itu.

Hadis No. 328 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab penentuan batas (ukuran) pada air:

أَخْبَرَنَا ‌الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ الْمَرْوَزِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو أُسَامَةَ عَنِ ‌الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ عَنْ ‌مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ ‌عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ ‌أَبِيهِ، قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْمَاءِ وَمَا يَنُوبُهُ مِنَ الدَّوَابِّ وَالسِّبَاعِ. فَقَالَ: إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلِ الْخَبَثَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Husain bin Huraits al-Marwazi, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari al-Walid bin Katsir dari Muhammad bin Ja’far bin al-Jubair dari Ubaidullah bin Abdullah bin Umar dari ayahnya, dia berkata: Rasulullah saw. pernah ditanya tentang air dan sesuatu yang telah menimpanya dari hewan ternak dan binatang buas. Lalu beliau bersabda: Apabila air itu mencapai dua qullah, maka ia tidak membawa kotoran (tidak menjadi najis).

Hadis No. 327 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab penyebutan sumur Budha’ah:

أَخْبَرَنَا ‌الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ وَكَانَ مِنَ الْعَابِدِينَ، عَنْ ‌مُطَرِّفِ بْنِ طَرِيفٍ عَنْ ‌خَالِدِ بْنِ أَبِي نَوْفٍ عَنْ ‌سَلِيطٍ عَنِ ‌ابْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ ‌أَبِيهِ، قَالَ: مَرَرْتُ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَهُوَ يَتَوَضَّأُ مِنْ بِئْرِ بُضَاعَةَ، فَقُلْتُ: أَتَتَوَضَّأُ مِنْهَا وَهِيَ يُطْرَحُ فِيهَا مَا يُكْرَهُ مِنَ النَّتْنِ؟ فَقَالَ: الْمَاءُ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Abbas bin Abdul Azhim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Amr, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muslim salah seorang ahli ibadah, dari Mutharrif bin Tharif dari Khalid bin Abu Nauf dari Salith dari Ibnu Abu Sa’id al-Khudri dari ayahnya, dia berkata: Aku pernah melewati Nabi saw., sedangkan beliau sedang berwudu dari sumur Budha’ah, lalu aku bertanya: Apakah engkau berwudu darinya (sumur Budha’ah), padahal itu adalah sumur yang biasa dilempari sesuatu yang tidak disukai berupa kotoran busuk? Maka beliau bersabda: Air itu tidak ada sesuatu pun yang menajiskannya.