Beranda blog

Hadis No. 324 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tentang orang yang tidak mendapati air maupun debu:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌خَالِدٌ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌شُعْبَةُ، أَنَّ ‌مُخَارِقًا أَخْبَرَهُمْ عَنْ ‌طَارِقٍ، أَنَّ رَجُلًا أَجْنَبَ فَلَمْ يُصَلِّ، فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ، فَقَالَ: أَصَبْتَ. فَأَجْنَبَ رَجُلٌ آخَرُ، فَتَيَمَّمَ وَصَلَّى فَأَتَاهُ، فَقَالَ نَحْوَ مَا قَالَ لِلْآخَرِ يَعْنِي: أَصَبْتَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abd al-A’la, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Syu’bah, bahwasanya Mukhariq telah mengabarkan kepada mereka dari Thariq bahwasanya ada seorang laki-laki yang junub namun belum salat, lalu ia datang kepada Nabi saw., kemudian menceritakan hal tersebut kepada beliau. Maka beliau bersabda: Kamu benar. Lalu ada laki-laki lain yang junub, kemudian ia tayamum dan salat, lantas ia pun datang kepada beliau. Maka beliau bersabda sebagaimana sabda yang beliau katakan kepada yang pertama, yaitu: Engkau benar.

Hadis No. 323 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tentang orang yang tidak mendapati air maupun debu:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌أَبُو مُعَاوِيَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: بَعَثَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُسَيْدَ بْنَ حُضَيْرٍ، وَنَاسًا يَطْلُبُونَ قِلَادَةً كَانَتْ لِعَائِشَةَ نَسِيَتْهَا فِي مَنْزِلٍ نَزَلَتْهُ، فَحَضَرَتِ الصَّلَاةُ وَلَيْسُوا عَلَى وُضُوءٍ وَلَمْ يَجِدُوا مَاءً، فَصَلَّوْا بِغَيْرِ وُضُوءٍ، فَذَكَرُوا ذَلِكَ لِرَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَنْزَلَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ آيَةَ التَّيَمُّمِ. قَالَ أُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ: جَزَاكِ اللهُ خَيْرًا؛ فَوَاللهِ مَا نَزَلَ بِكِ أَمْرٌ تَكْرَهِينَهُ إِلَّا جَعَلَ اللهُ لَكِ وَلِلْمُسْلِمِينَ فِيهِ خَيْرًا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Abu Mu’awiyah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah, dia berkata: Rasulullah saw. pernah mengutus Usaid bin Hudhair dan para sahabat untuk mencari kalung milik Aisyah yang ia lupa (ketinggalan) di suatu tempat persinggahan yang pernah ia singgahi. Lalu datanglah waktu salat, sementara mereka tidak dalam keadaan berwudu dan tidak mendapati air, maka mereka pun salat tanpa wudu. Lantas mereka menceritakan hal itu kepada Rasulullah saw., lalu Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat tentang tayamum. Usaid bin Hudhair berkata: Semoga Allah membalasmu dengan yang lebih baik; Demi Allah, Tidaklah Allah menurunkan kepadamu suatu perkara yang kamu benci melainkan Allah menjadikannya sebagai kebaikan bagimu dan bagi kaum Muslimin.

Hadis No. 322 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab beberapa salat (yang dikerjakan) dengan satu kali tayamum:

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ هِشَامٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌مَخْلَدٌ عَنْ ‌سُفْيَانَ عَنْ ‌أَيُّوبَ عَنْ ‌أَبِي قِلَابَةَ عَنْ ‌عَمْرِو بْنِ بُجْدَانَ عَنْ ‌أَبِي ذَرٍّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الصَّعِيدُ الطَّيِّبُ وَضُوءُ الْمُسْلِمِ، وَإِنْ لَمْ يَجِدِ الْمَاءَ عَشْرَ سِنِينَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Hisyam, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Makhlad dari Sufyan dari Ayyub dari Abu Qilabah dari Amr bin Bujdan dari Abu Dzar, dia berkata: Rasulullah saw. pernah bersabda: Debu yang suci adalah alat wudu bagi kaum muslim, meskipun ia tidak mendapatkan air selama sepuluh tahun.

Hadis No. 321 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tayamum dengan debu:

أَخْبَرَنَا ‌سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ اللهِ عَنْ ‌عَوْفٍ عَنْ ‌أَبِي رَجَاءٍ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا مُعْتَزِلًا لَمْ يُصَلِّ مَعَ الْقَوْمِ، فَقَالَ: يَا فُلَانُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تُصَلِّيَ مَعَ الْقَوْمِ؟ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ أَصَابَتْنِي جَنَابَةٌ وَلَا مَاءَ. قَالَ: عَلَيْكَ بِالصَّعِيدِ، فَإِنَّهُ يَكْفِيكَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Suwaid bin Nashr, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah dari Auf dari Abu Raja’, dia berkata: Aku pernah mendengar Imran bin Hushain, bahwasanya Rasulullah saw. melihat seorang laki-laki yang menyendiri dan tidak ikut salat bersama orang-orang (berjama’ah), maka beliau bersabda: Wahai fulan, apa yang menghalangimu untuk salat bersama orang-orang? Ia menjawab: Wahai Rasulullah, aku sedang junub dan tidak ada air. Beliau bersabda: Hendaknya engkau menggunakan debu (tayamum), karena itu mencukupi mu.

Hadis No. 320 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tayamum bagi orang junub:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو مُعَاوِيَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الْأَعْمَشُ عَنْ ‌شَقِيقٍ، قَالَ: كُنْتُ جَالِسًا مَعَ عَبْدِ اللهِ وَأَبِي مُوسَى، فَقَالَ ‌أَبُو مُوسَى: أَوَلَمْ تَسْمَعْ قَوْلَ ‌عَمَّارٍ لِعُمَرَ؛ بَعَثَنِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ، فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ، فَتَمَرَّغْتُ بِالصَّعِيدِ، ثُمَّ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ. فَقَالَ: إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَقُولَ هَكَذَا. وَضَرَبَ بِيَدَيْهِ عَلَى الْأَرْضِ ضَرْبَةً، فَمَسَحَ كَفَّيْهِ، ثُمَّ نَفَضَهُمَا، ثُمَّ ضَرَبَ بِشِمَالِهِ عَلَى يَمِينِهِ، وَبِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ عَلَى كَفَّيْهِ وَوَجْهِهِ، فَقَالَ عَبْدُ اللهِ: أَوَ لَمْ تَرَ عُمَرَ لَمْ يَقْنَعْ بِقَوْلِ عَمَّارٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin al-Ala, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-A’masy dari Syaqiq, dia berkata: Dahulu aku pernah duduk bersama Abdullah dan Abu Musa, lalu Abu Musa berkata: Tidakkah engkau pernah mendengar perkataan Ammar terhadap Umar; Rasulullah saw. pernah mengutusku dalam suatu keperluan, lalu aku junub namun tidak mendapati air, maka aku berguling-guling di tanah, kemudian aku datang kepada Nabi saw., menyebutkan (menceritakan) hal tersebut kepada beliau. Lalu beliau bersabda: Yang kamu katakan seperti ini sudah mencukupi mu. Lalu beliau menepukkan kedua tangannya ke tanah sekali tepukan, lalu mengusap kedua telapak tangan beliau, kemudian mengibaskan, lalu menepukkan telapak tangan kiri beliau ke telapak tangan kanan, dan telapak tangan kanan ke telapak kiri, lalu mengusapkan kedua telapak tangan dan wajahnya. Lalu Abdullah berkata: Tidakkah engkau melihat Umar belum merasa yakin dengan ucapan Ammar?

Hadis No. 319 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab cara lain:

أَخْبَرَنَا ‌عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ تَمِيمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌حَجَّاجٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ عَنِ ‌الْحَكَمِ ‌وَسَلَمَةُ عَنْ ‌ذَرٍّ عَنِ ‌ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ ‌أَبِيهِ، أَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، فَقَالَ: إِنِّي أَجْنَبْتُ فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ، فَقَالَ عُمَرُ: لَا تُصَلِّ. فَقَالَ ‌عَمَّارٌ: أَمَا تَذْكُرُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، إِذْ أَنَا وَأَنْتَ فِي سَرِيَّةٍ فَأَجْنَبْنَا، فَلَمْ نَجِدْ مَاءً فَأَمَّا أَنْتَ فَلَمْ تُصَلِّ، وَأَمَّا أَنَا فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ، ثُمَّ صَلَّيْتُ، فَلَمَّا أَتَيْنَا رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ، فَقَالَ: إِنَّمَا يَكْفِيكَ، وَضَرَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدَيْهِ إِلَى الْأَرْضِ، ثُمَّ نَفَخَ فِيهِمَا، فَمَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ. شَكَّ سَلَمَةُ، وَقَالَ: لَا أَدْرِي فِيهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ أَوْ إِلَى الْكَفَّيْنِ. قَالَ عُمَرُ: نُوَلِّيكَ مِنْ ذَلِكَ مَا تَوَلَّيْتَ. قَالَ شُعْبَةُ: كَانَ يَقُولُ: الْكَفَّيْنِ وَالْوَجْهَ وَالذِّرَاعَيْنِ. فَقَالَ لَهُ مَنْصُورٌ: مَا تَقُولُ، فَإِنَّهُ لَا يَذْكُرُ الذِّرَاعَيْنِ أَحَدٌ غَيْرُكَ، فَشَكَّ سَلَمَةُ فَقَالَ: لَا أَدْرِي ذَكَرَ الذِّرَاعَيْنِ أَمْ لَا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Tamim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hajjaj, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari al-Hakam dan Salamah dari Dzar dari Ibnu Abdurrahman bin Abza dari ayahnya, bahwasanya ada seorang laki-kaki datang kepada Umar ra., lalu berkata: Sungguh aku mengalami junub namun tidak mendapati air. Maka Umar berkata: Janganlah engkau shalat. Ammar lalu berkata: Wahai Amirul Mukminin, tidakkah engkau ingat ketika aku dan engkau berada dalam suatu pasukan lalu kita junub, namun kita tidak mendapati air? Engkau tidak salat, sedangkan aku berguling-guling di tanah lalu salat. Ketika kita datang kepada Rasulullah saw. dan aku menceritakan hal tersebut kepada beliau, beliau bersabda: cukuplah bagimu seperti ini. Lalu Nabi saw. menepukkan kedua tangannya ke tanah kemudian meniupnya, lalu mengusapkannya ke muka dan kedua telapak tangan beliau. Salamah ragu, ia berkata: Aku tidak tahu apakah sampai ke kedua siku atau hanya sampai telapak tangan. Umar berkata: Kami pasrahkan hal itu kepadamu (sebagaimana yang telah engkau ketahui). Syu’bah berkata: ia mengatakan kedua telapak tangan, wajah dan kedua siku. Maka Manshur berkata kepadanya: Apa kata mu!, idak ada yang menyebutkan kedua siku seorangpun kecuali engkau. Maka Salamah pun merasa ragu lantas berkata: Saya tidak mengetahui apakah dia menyebutkan kedua siku atau tidak.

Hadis No. 318 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab cara lain dari tayamum:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، أَنْبَأَنَا ‌خَالِدٌ، أَنْبَأَنَا ‌شُعْبَةُ عَنِ ‌الْحَكَمِ، سَمِعْتُ ‌ذَرًّا يُحَدِّثُ عَنِ ‌ابْنِ أَبْزَى عَنْ ‌أَبِيهِ، قَالَ: وَقَدْ سَمِعَهُ ‌الْحَكَمُ مِنِ ‌ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ: أَجْنَبَ رَجُلٌ، فَأَتَى عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، فَقَالَ: إِنِّي أَجْنَبْتُ، فَلَمْ أَجِدْ مَاءً. قَالَ: لَا تُصَلِّ. قَالَ لَهُ ‌عَمَّارٌ: أَمَا تَذْكُرُ أَنَّا كُنَّا فِي سَرِيَّةٍ، فَأَجْنَبْنَا فَأَمَّا أَنْتَ فَلَمْ تُصَلِّ، وَأَمَّا أَنَا فَإِنِّي تَمَعَّكْتُ فَصَلَّيْتُ، ثُمَّ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ، فَقَالَ: إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ وَضَرَبَ شُعْبَةُ بِكَفِّهِ ضَرْبَةً، وَنَفَخَ فِيهَا، ثُمَّ دَلَكَ إِحْدَاهُمَا بِالْأُخْرَى، ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ. فَقَالَ عُمَرُ شَيْئًا لَا أَدْرِي مَا هُوَ. فَقَالَ: إِنْ شِئْتَ لَا حَدَّثْتُهُ. وَذَكَرَ شَيْئًا فِي هَذَا الْإِسْنَادِ عَنْ أَبِي مَالِكٍ، وَزَادَ سَلَمَةَ، قَالَ: بَلْ نُوَلِّيكَ مِنْ ذَلِكَ مَا تَوَلَّيْتَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ismail bin Mas’ud, telah memberitakan kepada kami Khalid, telah memberitakan kepada kami Syu’bah dari al-Hakam, aku pernah mendengar Dzar bercerita dari Ibnu Abza dari ayahnya, dia berkata: Dan al-Hakam juga telah mendengarnya dari Ibnu Abdurrahman, dia berkata: Pernah ada seorang lelaki yang mengalami junub, lalu ia datang kepada Umar ra., lantas berkata: Aku sedang junub namun tidak mendapati air. Ia (Umar) pun berkata: Janganlah engkau shalat!. Lantas Ammar berkata kepadanya: Tidakkah engkau ingat ketika dahulu kita pernah berada dalam suatu pasukan, lalu kita sama-sama junub. Engkau tidak salat, sedangkan aku berguling-guling di tanah lalu salat. Setelah itu aku mendatangi Nabi saw. dan menceritakan hal tersebut kepada beliau. Maka beliau bersabda: Itu mencukupimu. Lalu Syu’bah menepukkan telapak tangannya sekali, lalu meniupnya, kemudian menggosokkan salah satunya dengan yang lain, lalu mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Lalu Umar mengatakan sesuatu yang tidak kuketahui. Ia lalu berkata: Jika kamu mau, maka tidak akan kuceritakan kepadamu. (Dalam jalur periwayatan yang lain) ia menyebutkan pada sanad ini dari Abu Malik dan Salamah menambahkan: (Umar) berkata: Tidak, tetapi kami memasrahkan hal tersebut kepadamu (sebagaimana yang telah engkau ketahui).

Hadis No. 317 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab cara lain dari tayamum:

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ يَزِيدَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌بَهْزٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الْحَكَمُ عَنْ ‌ذَرٍّ عَنِ ‌ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ ‌أَبِيهِ، أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ عَنِ التَّيَمُّمِ، فَلَمْ يَدْرِ مَا يَقُولُ، فَقَالَ ‌عَمَّارٌ: أَتَذْكُرُ حَيْثُ كُنَّا فِي سَرِيَّةٍ، فَأَجْنَبْتُ فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ، فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: إِنَّمَا يَكْفِيكَ هَكَذَا، وَضَرَبَ شُعْبَةُ بِيَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ، وَنَفَخَ فِي يَدَيْهِ، وَمَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ مَرَّةً وَاحِدَةً

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Yazid, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Bahz, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Hakam dari Dzar dari Ibnu Abdurrahman bin Abza dari ayahnya, bahwasanya ada seorang lelaki yang pernah bertanya kepada Umar bin al-Khattab tentang tayamum, sedangkan Umar tidak tahu apa yang akan ia katakan. Ammar pun berkata: Apakah engkau ingat tatkala kita dalam suatu pasukan, lalu aku junub, sehingga aku berguling-guling di tanah. Lalu aku menjumpai Nabi saw., lantas beliau bersabda: Begini sudah cukup bagimu. Syu’bah pun menepukkan kedua tangannya ke kedua lututnya, lalu meniup kedua tangannya dan mengusap dengan keduanya wajah dan kedua telapak tangannya sekali saja.

Hadis No. 316 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab cara lain dari tayamum, meniup debu pada kedua tangan:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ الرَّحْمَنِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌سُفْيَانُ عَنْ ‌سَلَمَةَ عَنْ ‌أَبِي مَالِكٍ وَعَنْ ‌عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ ‌عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى، قَالَ: كُنَّا عِنْدَ عُمَرَ، فَأَتَاهُ رَجُلٌ، فَقَالَ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، رُبَّمَا نَمْكُثُ الشَّهْرَ وَالشَّهْرَيْنِ، وَلَا نَجِدُ الْمَاءَ. فَقَالَ عُمَرُ: أَمَّا أَنَا فَإِذَا لَمْ أَجِدِ الْمَاءَ لَمْ أَكُنْ لِأُصَلِّيَ، حَتَّى أَجِدَ الْمَاءَ. فَقَالَ ‌عَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ : أَتَذْكُرُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ حَيْثُ كُنْتَ بِمَكَانِ كَذَا وَكَذَا، وَنَحْنُ نَرْعَى الْإِبِلَ، فَتَعْلَمُ أَنَّا أَجْنَبْنَا. قَالَ: نَعَمْ. أَمَّا أَنَا فَتَمَرَّغْتُ فِي التُّرَابِ، فَأَتَيْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَحِكَ، فَقَالَ: إِنْ كَانَ الصَّعِيدُ لَكَافِيَكَ. وَضَرَبَ بِكَفَّيْهِ إِلَى الْأَرْضِ، ثُمَّ نَفَخَ فِيهِمَا، ثُمَّ مَسَحَ وَجْهَهُ وَبَعْضَ ذِرَاعَيْهِ. فَقَالَ: اتَّقِ اللهَ يَا عَمَّارُ. فَقَالَ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ إِنْ شِئْتَ لَمْ أَذْكُرْهُ. قَالَ: وَلَكِنْ نُوَلِّيكَ مِنْ ذَلِكَ مَا تَوَلَّيْتَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Basyar, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdurrahman, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Salamah dari Abu Malik dan Abdullah bin Abdurrahman bin Abza dari Abdurrahman bin Abza, dia berkata: Dahulu kami pernah berada di sisi Umar, lalu ada seorang laki-laki yang mendatanginya lantas berkata: Wahai Amirul Mukminin, terkadang kita singgah selama satu atau dua bulan dan tidak mendapatkan air. Lalu Umar berkata: Jika aku tidak mendapatkan air maka aku tidak salat hingga mendapatkannya. Maka Ammar bin Yasir pun berkata: Wahai Amirul Mukminin, apakah kamu ingat ketika kamu berada di ini dan itu, saat kita sedang menggembala unta, lalu engkau mengetahui bahwa kita junub? Ia menjawab: Ya. (Ammar melanjutkan:) Adapun aku, aku berguling-guling di tanah, lalu kami mendatangi Nabi saw., dan beliau tertawa seraya bersabda: Bila itu debu, maka itu telah mencukupimu. Lalu beliau menepukkan kedua telapak tangannya ke tanah kemudian meniupkannya, lalu mengusap wajahnya dan sebagian lengannya. Umar berkata: Wahai Ammar, bertakwalah kepada Allah!. Ammar menjawab: Wahai Amirul Mukminin, bila engkau mau maka aku tidak akan menyebutkannya. Umar berkata: Tidak, tetapi kita menyerahkan kepadamu urusan yang telah engkau pegang ini.

Hadis No. 315 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab perbedaan pendapat tentang tata cara tayamum:

أَخْبَرَنَا ‌الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌جُوَيْرِيَةُ عَنْ ‌مَالِكٍ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ عَنْ ‌عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُتْبَةَ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ، قَالَ: تَيَمَّمْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالتُّرَابِ، فَمَسَحْنَا بِوُجُوهِنَا وَأَيْدِينَا إِلَى الْمَنَاكِبِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Abbas bin Abd al-Azhim al-Anbari, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Asma, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Juwairiyah dari Malik dari al-Zuhri dari Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah, bahwasanya dia telah mengabarkan kepadanya dari ayahnya dari Ammar bin Yasir, dia berkata: Kami pernah melakukan tayamum bersama Rasulullah saw. dengan debu. Lalu kami mengusap wajah dan kedua tangan kami sampai ke bahu.