Beranda blog

Hadis No. 357 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab penyebutan al-quru’ (masa haid):

أَخْبَرَنَا ‌أَبُو مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌سُفْيَانُ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ عَنْ ‌عَمْرَةَ عَنْ ‌عَائِشَةَ، أَنَّ ابْنَةَ جَحْشٍ كَانَتْ تُسْتَحَاضُ سَبْعَ سِنِينَ، فَسَأَلَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. فَقَالَ: لَيْسَتْ بِالْحَيْضَةِ، إِنَّمَا هُوَ عِرْقٌ. فَأَمَرَهَا أَنْ تَتْرُكَ الصَّلَاةَ قَدْرَ أَقْرَائِهَا وَحَيْضَتِهَا، وَتَغْتَسِلَ، وَتُصَلِّيَ، فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abu Musa, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan dari al-Zuhri dari Amrah dari Aisyah, bahwasanya (Ummu Habibah) binti Jahsy pernah mengalami istihadah selama tujuh tahun, lalu ia pun bertanya kepada Nabi saw. Maka beliau menjawab: Itu bukanlah haid, akan tetapi darah dari suatu urat (penyakit). Lalu beliau memerintahkannya untuk meninggalkan salat selama kadar kebiasaan haidnya, lalu mandi dan salat, maka dia pun mandi setiap akan salat.

Hadis No. 356 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab penyebutan al-quru’ (masa haid):

أَخْبَرَنَا ‌الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌إِسْحَاقُ وَهُوَ ابْنُ بَكْرِ بْنِ مُضَرَ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌أَبِي عَنْ ‌يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللهِ وَهُوَ ابْنُ أُسَامَةَ بْنِ الْهَادِ عَنْ ‌أَبِي بَكْرٍ وَهُوَ ابْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ ‌عَمْرَةَ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: إِنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ بِنْتَ جَحْشٍ الَّتِي كَانَتْ تَحْتَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ، وَأَنَّهَا اسْتُحِيضَتْ لَا تَطْهُرُ، فَذُكِرَ شَأْنُهَا لِرَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ: لَيْسَتْ بِالْحَيْضَةِ، وَلَكِنَّهَا رَكْضَةٌ مِنَ الرَّحِمِ، لِتَنْظُرْ قَدْرَ قَرْئِهَا الَّتِي كَانَتْ تَحِيضُ لَهَا، فَلْتَتْرُكِ الصَّلَاةَ، ثُمَّ تَنْظُرْ مَا بَعْدَ ذَلِكَ، فَلْتَغْتَسِلْ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Rabi bin Sulaiman bin Daud bin Ibrahim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ishaq yaitu Ibnu Bakr bin Mudlar, dia berkata: telah menceritakan kepadaku ayahku dari Yazid bin Abdullah yaitu Ibnu Usamah bin al-Had dari Abu Bakr yaitu Ibnu Muhammad bin Amr bin Hazm dari Amrah dari Aisyah, dia berkata: Sesungguhnya Ummu Habibah binti Jahsy yang merupakan istri Abdurrahman bin Auf mengalami istihadah sehingga ia tidak suci, lalu perkara itu diadukan kepada Rasulullah saw. Beliau bersabda: Ini bukanlah haid, akan tetapi hentakan dari rahim, hendaklah ia memperhatikan kadar kebiasaan haidnya yang dahulu, lalu hendaklah ia meninggalkan salat (pada masa itu), kemudian hendaklah ia juga memperhatikan apa yang terjadi setelah itu, lalu hendaklah ia mandi setiap akan shalat.

Hadis No. 355 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab wanita yang memiliki hari-hari tertentu yang ia haid setiap bulannya:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ عَنْ ‌مَالِكٍ عَنْ ‌نَافِعٍ عَنْ ‌سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ ‌أُمِّ سَلَمَةَ، أَنَّ امْرَأَةً كَانَتْ تُهَرَاقُ الدَّمَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، اسْتَفْتَتْ لَهَا أُمُّ سَلَمَةَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: لِتَنْظُرْ عَدَدَ اللَّيَالِي وَالْأَيَّامِ الَّتِي كَانَتْ تَحِيضُ مِنَ الشَّهْرِ قَبْلَ أَنْ يُصِيبَهَا الَّذِي أَصَابَهَا. فَلْتَتْرُكِ الصَّلَاةَ قَدْرَ ذَلِكَ مِنَ الشَّهْرِ، فَإِذَا خَلَّفَتْ ذَلِكَ فَلْتَغْتَسِلْ، ثُمَّ لِتَسْتَثْفِرْ بِالثَّوْبِ، ثُمَّ لِتُصَلِّ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dari Malik dari Nafi dari Sulaiman bin Yasar dari Ummu Salamah, bahwasanya dahulu pernah ada seorang perempuan yang selalu mengeluarkan darah pada masa Rasulullah saw., Ummu Salamah pun memintakan fatwa untuknya kepada Rasulullah saw., maka beliau bersabda: Hendaklah ia memperhatikan jumlah malam dan hari yang dahulu ia biasa haid setiap bulan sebelum ia ditimpa keadaan yang menimpanya (saat ini). Lalu hendaklah ia meninggalkan salat selama kadar waktu tersebut setiap bulan, namun apabila telah melewati waktu tersebut, maka hendaklah ia mandi, kemudian menahan darah dengan kain (pakailah pembalut), kemudian hendaklah ia salat.

Hadis No. 354 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab wanita yang memiliki hari-hari tertentu yang ia haid setiap bulannya:

أَنْبَأَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ الْمُبَارَكِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو أُسَامَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عُبَيْدُ اللهِ بْنُ عُمَرَ، قَالَ: أَخْبَرَنِي عَنْ ‌نَافِعٍ عَنْ ‌سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ ‌أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ: سَأَلَتِ امْرَأَةٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَتْ: إِنِّي أُسْتَحَاضُ، فَلَا أَطْهُرُ أَفَأَدَعُ الصَّلَاةَ؟ قَالَ: لَا، وَلَكِنْ دَعِي قَدْرَ تِلْكَ الْأَيَّامِ وَاللَّيَالِي الَّتِي كُنْتِ تَحِيضِينَ فِيهَا، ثُمَّ اغْتَسِلِي وَاسْتَثْفِرِي، وَصَلِّي

Artinya: Telah memberitakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin al-Mubarak, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Umar, dia berkata: ia telah mengabarkan kepadaku dari Nafi’ dari Sulaiman bin Yasar dari Ummu Salamah, dia berkata: pernah ada seorang perempuan yang bertanya kepada Nabi saw., dia berkata: Sungguh aku sedang mengalami istihadah, maka aku sedang tidak suci, apakah aku harus meninggalkan salat? Beliau bersabda: Tidak, tetapi tinggalkanlah (salat) selama kadar hari dan malam yang dahulu engkau biasa mengalami haid, kemudian mandi dan pakailah pembalut (pada tempat keluarnya darah), lalu salatlah.

Hadis No. 353 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab wanita yang memiliki hari-hari tertentu yang ia haid setiap bulannya:

أَخْبَرَنَا بِهِ ‌قُتَيْبَةُ مَرَّةً أُخْرَى، وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ جَعْفَرَ بْنَ رَبِيعَةَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami juga Qutaibah dengannya (riwayat sebelumnya) pada kesempatan lain, namun tidak menyebutkan Ja’far bin Rabi’ah di dalamnya.

Hadis No. 352 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab wanita yang memiliki hari-hari tertentu yang ia haid setiap bulannya:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌اللَّيْثُ عَنْ ‌يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ ‌جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ ‌عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: إِنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ سَأَلَتْ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الدَّمِ، فَقَالَتْ عَائِشَةُ: رَأَيْتُ مِرْكَنَهَا مَلْآنَ دَمًا، فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: امْكُثِي قَدْرَ مَا كَانَتْ تَحْبِسُكِ حَيْضَتُكِ، ثُمَّ اغْتَسِلِي

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Laits dari Yazid bin Abu Habib dari Ja’far bin Rabi’ah dari ‘Irak bin Malik dari Urwah dari Aisyah, dia berkata: Sesungguhnya Ummu Habibah pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang darah. Lalu Aisyah berkata: Aku pernah melihat tempatnya mencuci pakaiannya penuh dengan darah. Lantas Rasulullah saw. bersabda kepadanya: Tinggallah (tidak salat) selama masa yang biasanya haidmu menahanmu, kemudian mandilah.

Hadis No. 351 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab penyebutan istihadah serta datang dan berhentinya darah:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌اللَّيْثُ عَنِ ‌ابْنِ شِهَابٍ عَنْ ‌عُرْوَةَ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتِ: اسْتَفْتَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ بِنْتُ جَحْشٍ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أُسْتَحَاضُ. فَقَالَ: إِنَّ ذَلِك عِرْقٌ، فَاغْتَسِلِي، ثُمَّ صَلِّي. فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Laits dari Ibnu Syihab dari Urwah dari Aisyah ra., ia berkata: Ummu Habibah binti Jahsy pernah meminta fatwa kepada Rasulullah saw., dia berkata: Wahai Rasulullah! Aku mengalami istihadah. Maka beliau bersabda: Sesungguhnya itu adalah darah dari suatu urat (penyakit), maka mandilah, kemudian salatlah. Lalu dia (Ummu Habibah) pun mandi di setiap akan salat.

Hadis No. 350 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab penyebutan istihadah serta datang dan berhentinya darah:

أَخْبَرَنَا ‌هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌سَهْلُ بْنُ هَاشِمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الْأَوْزَاعِيُّ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ عَنْ ‌عُرْوَةَ عَنْ ‌عَائِشَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا أَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ، وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْتَسِلِي

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Hisyam bin Ammar, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Sahal bin Hasyim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Auza’i dari al-Zuhri dari Urwah dari Aisyah, bahwasanya Nabi saw. pernah bersabda: Apabila datang masa haid, maka tinggalkanlah salat, namun apabila telah selesai, maka mandilah.

Hadis No. 349 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab penyebutan istihadah serta datang dan berhentinya darah:

أَخْبَرَنَا ‌عِمْرَانُ بْنُ يَزِيدَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللهِ وَهُوَ ابْنُ سَمَاعَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الْأَوْزَاعِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: أَخْبَرَنِي ‌هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ ‌عُرْوَةَ، أَنَّ ‌فَاطِمَةَ بِنْتَ قَيْسٍ مِنْ بَنِي أَسَدِ قُرَيْشٍ أَنَّهَا أَتَتْ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرَتْ أَنَّهَا تُسْتَحَاضُ، فَزَعَمَتْ أَنَّهُ قَالَ لَهَا: إِنَّمَا ذَلِكِ عِرْقٌ، فَإِذَا أَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ، وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْتَسِلِي، وَاغْسِلِي عَنْكِ الدَّمَ، ثُمَّ صَلِّي

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Imran bin Yazid, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ismail bin Abdullah yaitu Ibnu Sama’ah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Auza’i, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id, dia berkata: telah mengabarkan kepadaku Hisyam bin Urwah dari Urwah, bahwasanya Fatimah binti Qais dari Bani Asad Quraisy pernah datang kepada Rasulullah saw., menceritakan bahwasanya ia sedang mengalami istihadah, lalu ia menyatakan bahwa beliau bersabda kepadanya: Sesungguhnya itu adalah darah penyakit, apabila datang masa haid, maka tinggalkanlah salat, dan apabila telah selesai maka mandilah dan cucilah darah dari mu, kemudian salatlah.

Hadis No. 348 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab permulaan haid, dan apakah haid dinamakan nifas:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌سُفْيَانُ عَنْ ‌عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نُرَى إِلَّا الْحَجَّ، فَلَمَّا كُنَّا بِسَرِفَ حِضْتُ، فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي. فَقَالَ: مَا لَكِ، أَنَفِسْتِ؟ قُلْتُ: نَعَمْ. قَالَ: هَذَا أَمْرٌ كَتَبَهُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ، فَاقْضِي مَا يَقْضِي الْحَاجُّ، غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Sufyan dari Abdurrahman bin al-Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar al-Shiddiq ra. dari ayahnya dari Aisyah, dia berkata: Kami pernah keluar bersama Rasulullah saw. yang kami tidak berniat selain haji. Tatkala kami sampai di Sarif, aku mengalami haid, lalu Rasulullah saw. menemuiku, sementara aku sedang menangis. Lalu beliau bersabda: Ada apa denganmu? Apakah kamu sedang haid? Aku menjawab: Ya. Beliau bersabda: Ini adalah perkara yang telah Allah Azza wa Jalla tetapkan atas para putri Adam (kaum wanita), maka kerjakan apa yang dikerjakan oleh orang yang berhaji, hanya saja janganlah kamu melakukan tawaf di Kakbah.