Beranda blog

Hadis No. 411 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab mandinya seorang laki-laki bersama istrinya dari satu bejana:

أَخْبَرَنَا ‌سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ اللهِ عَنْ ‌هِشَامٍ، (ح) وَأَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ عَنْ ‌مَالِكٍ عَنْ ‌هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَغْتَسِلُ وَأَنَا مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ، نَغْتَرِفُ مِنْهُ جَمِيعًا. وَقَالَ سُوَيْدٌ: قَالَتْ: كُنْتُ أَنَا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Suwaid bin Nashr, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah dari Hisyam dan (dari jalur periwayatan yang lain juga disebutkan) telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dari Malik dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah saw. dahulu pernah mandi bersamaku dari satu bejana. Kami menyiduk air dari bejana tersebut bersama-sama. Suwaid berkata (dengan redaksi): Aisyah berkata: Dahulu aku pernah…

Hadis No. 410 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab dalil bahwa tidak ada batasan tertentu pada (jumlah) air yang digunakan untuk mandi:

أَخْبَرَنَا ‌الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ دِينَارٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌إِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ ‌إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ عَنِ ‌الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلُ فِي الْإِنَاءِ، وَهُوَ الْفَرَقُ. وَكُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَهُوَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Qasim bin Zakaria bin Dinar, dia berkata: telah menceritakan kepadaku Ishaq bin Manshur dari Ibrahim bin Sa’ad dari al-Zuhri dari al-Qasim bin Muhammad dari Aisyah, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. pernah mandi dalam sebuah bejana, yaitu al-Faraq (setara dengan 3 Sho’). Dan aku pernah mandi bersama beliau dari satu bejana yang sama.

Hadis No. 409 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab menutup diri ketika mandi:

أَخْبَرَنَا ‌أَحْمَدُ بْنُ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌أَبِي، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌إِبْرَاهِيمُ عَنْ ‌مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ ‌صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ ‌عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: بَيْنَمَا أَيُّوبُ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ يَغْتَسِلُ عُرْيَانًا خَرَّ عَلَيْهِ جَرَادٌ مِنْ ذَهَبٍ، فَجَعَلَ يَحْثِي فِي ثَوْبِهِ. قَالَ: فَنَادَاهُ رَبُّهُ عَزَّ وَجَلَّ: يَا أَيُّوبُ أَلَمْ أَكُنْ أَغْنَيْتُكَ؟ قَالَ: بَلَى يَا رَبِّ، وَلَكِنْ لَا غِنَى بِي عَنْ بَرَكَاتِكَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Hafsh bin Abdullah, dia berkata: telah menceritakan kepadaku ayahku, dia berkata: telah menceritakan kepadaku Ibrahim dari Musa bin Uqbah dari Shafwan bin Sulaim dari Atha bin Yasar dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah saw. pernah bersabda: Ketika Nabi Ayyub a.s. sedang mandi dalam keadaan telanjang (tanpa pakaian), tiba-tiba berjatuhan kepadanya belalang dari emas. Lantas, beliau pun mengambil (mengumpulkan) ke dalam bajunya. Beliau bersabda: Lalu Rabbnya, Allah Azza wa Jalla menyerunya: Wahai Ayyub, bukankah Aku sudah membuatmu kaya? Nabi Ayyub pun menjawab: Benar, wahai Tuhanku. Tetapi aku tidak merasa cukup (masih butuh) dari keberkahan-Mu.

Hadis No. 408 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab menutup diri ketika mandi:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبِيدَةُ عَنِ ‌الْأَعْمَشِ عَنْ ‌سَالِمٍ عَنْ ‌كُرَيْبٍ عَنِ ‌ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ‌مَيْمُونَةَ، قَالَتْ: وَضَعْتُ لِرَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَاءً. قَالَتْ: فَسَتَرْتُهُ. فَذَكَرَتِ الْغُسْلَ. قَالَتْ: ثُمَّ أَتَيْتُهُ بِخِرْقَةٍ، فَلَمْ يُرِدْهَا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abidah dari al-A’masy dari Salim dari Kuraib dari Ibnu Abbas dari Maimunah, dia berkata: Aku pernah menaruh (menyiapkan) air untuk Rasulullah. Ia (Maimunah) berkata: Lalu aku menutupi beliau (memberi penghalang). Lalu ia menyebutkan (tata cara) mandi (Rasulullah). Ia berkata: Kemudian aku mendatangi beliau dengan membawa kain (handuk), tetapi beliau tidak menginginkannya.

Hadis No. 407 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab menutup diri ketika mandi:

أَخْبَرَنَا ‌أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَاقَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ ‌عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ ‌عَطَاءٍ عَنْ ‌صَفْوَانَ بْنِ يَعْلَى عَنْ ‌أَبِيهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ سِتِّيرٌ، فَإِذَا أَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يَغْتَسِلَ، فَلْيَتَوَارَ بِشَيْءٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abu Bakr bin Ishaq, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Aswad bin Amir, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Ayyas dari Abdul Malik bin Abu Sulaiman dari Atha’ dari Shafwan bin Ya’la dari ayahnya, dia berkata: Rasulullah saw. pernah bersabda: Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla adalah Dzat Yang Maha Menutupi (aib), maka apabila salah seorang dari kalian ingin mandi, hendaklah ia berlindung (menutupi dirinya) dengan sesuatu.

Hadis No. 406 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab menutup diri ketika mandi:

أَخْبَرَنِي ‌إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌النُّفَيْلِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌زُهَيْرٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ ‌عَطَاءٍ عَنْ ‌يَعْلَى، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يَغْتَسِلُ بِالْبَرَازِ، فَصَعِدَ الْمِنْبَرَ، فَحَمِدَ اللهَ، وَأَثْنَى عَلَيْهِ. وَقَالَ: إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ حَلِيمٌ حَيِيٌّ سِتِّيرٌ يُحِبُّ الْحَيَاءَ وَالسِّتْرَ، فَإِذَا اغْتَسَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَتِرْ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Ya’qub, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al–Nufaily, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Zuhair, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul Malik dari Atha’ dari Ya’la, bahwasanya Rasulullah saw. pernah melihat seorang laki-laki sedang mandi di tanah lapang (terbuka), maka beliau pun naik ke atas mimbar, lalu memuji dan menyanjung Allah. Lantas bersabda: Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla adalah Dzat Yang Maha Murah Hati, Maha Malu, lagi Maha Menutupi (aib). Dia menyukai rasa malu dan tertutup. Maka apabila salah seorang di antara kalian mandi, hendaklah ia menutup diri.

Hadis No. 405 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab mandi di permulaan malam:

أَخْبَرَنَا ‌يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌حَمَّادٌ عَنْ ‌بُرْدٍ عَنْ ‌عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ عَنْ ‌غُضَيْفِ بْنِ الْحَارِثِ، قَالَ: دَخَلْتُ عَلَى ‌عَائِشَةَ، فَسَأَلْتُهَا فَقُلْتُ: أَكَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلُ مِنْ أَوَّلِ اللَّيْلِ أَوْ مِنْ آخِرِهِ؟ قَالَتْ: كُلُّ ذَلِكَ كَانَ رُبَّمَا اغْتَسَلَ مِنْ أَوَّلِهِ، وَرُبَّمَا اغْتَسَلَ مِنْ آخِرِهِ. قُلْتُ: الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي جَعَلَ فِي الْأَمْرِ سَعَةً

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Habib bin Arabi, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad dari Burd dari Ubadah bin Nusay dari Ghudhaif bin al-Harits, dia berkata: Aku pernah datang menemui Aisyah, lalu aku bertanya kepadanya seraya berkata: Apakah dahulu Rasulullah saw. mandi di permulaan malam atau akhirnya? Aisyah menjawab: Semua itu pernah, terkadang beliau mandi di permulaannya, dan terkadang juga di akhirnya. Aku berkata: Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kelonggaran pada perkara ini.

Hadis No. 404 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab mandi sebelum tidur:

أَخْبَرَنَا ‌شُعَيْبُ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ ‌مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ ‌عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي قَيْسٍ، قَالَ: سَأَلْتُ ‌عَائِشَةَ: كَيْفَ كَانَ نَوْمُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْجَنَابَةِ، أَيَغْتَسِلُ قَبْلَ أَنْ يَنَامَ أَوْ يَنَامُ قَبْلَ أَنْ يَغْتَسِلَ؟ قَالَتْ: كُلَّ ذَلِكَ قَدْ كَانَ يَفْعَلُ؛ رُبَّمَا اغْتَسَلَ فَنَامَ، وَرُبَّمَا تَوَضَّأَ فَنَامَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Syu’aib bin Yusuf, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi dari Mu’awiyah bin Shalih dari Abdullah bin Abu Qais, dia berkata: Aku pernah bertanya kepada Aisyah: Bagaimana tidurnya Rasulullah saw. ketika dalam keadaan junub? Apakah beliau mandi sebelum tidur, atau tidur sebelum mandi? Aisyah menjawab: Semua itu pernah dilakukan oleh beliau. Terkadang beliau mandi dahulu lantas tidur, dan terkadang (hanya) berwudu lalu tidur.

Hadis No. 403 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab mandi dengan air dingin:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ ‌‌رُقْبَةَ عَنْ ‌مَجْزَأَةَ الْأَسْلَمِيِّ عَنِ ‌ابْنِ أَبِي أَوْفَى، قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي بِالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَالْمَاءِ الْبَارِدِ، اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي مِنَ الذُّنُوبِ كَمَا يُطَهَّرُ الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Yahya bin Muhammad, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Musa, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Yazid dari Ruqbah dari Majza’ah al-Aslamy dari Ibnu Abu Aufa, dia berkata: Dahulu Nabi saw. pernah berdoa: Ya Allah, sucikan aku dengan salju, air embun, dan air dingin. Ya Allah, sucikan aku dari segala dosa sebagaimana dibersihkannya baju putih dari kotoran.

Hadis No. 402 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab mandi dengan salju dan air embun:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ عَنْ ‌مَجْزَأَةَ بْنِ زَاهِرٍ، أَنَّهُ سَمِعَ ‌عَبْدَ اللهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى يُحَدِّثُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ كَانَ يَدْعُو: اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي مِنَ الذُّنُوبِ وَالْخَطَايَا، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْهَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي بِالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَالْمَاءِ الْبَارِدِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ibrahim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Bisyir bin al-Mufadhal, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Majza’ah bin Zahir, bahwasanya dia pernah mendengar Abdullah bin Abu Aufa bercerita tentang Nabi saw. bahwa beliau pernah berdoa: Ya Allah, sucikan aku dari segala dosa dan kesalahan. Ya Allah, bersihkanlah aku dari segala dosa dan kesalahan sebagaimana engkau membersihkan baju putih dari kotoran. Ya Allah, sucikan aku dengan salju, air embun, dan air dingin.