Beranda blog

Hadis No. 429 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab mandinya perempuan nifas ketika berihram:

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ ‌وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى ‌وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَاللَّفْظُ لَهُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌أَبِي، قَالَ: أَتَيْنَا ‌جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللهِ، فَسَأَلْنَاهُ عَنْ حَجَّةِ الْوَدَاعِ، فَحَدَّثَنَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ لِخَمْسٍ بَقِينَ مِنْ ذِي الْقَعْدَةِ، وَخَرَجْنَا مَعَهُ حَتَّى إِذَا أَتَى ذَا الْحُلَيْفَةِ وَلَدَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ مُحَمَّدَ بْنَ أَبِي بَكْرٍ، فَأَرْسَلَتْ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَيْفَ أَصْنَعُ؟ فَقَالَ: اغْتَسِلِي ثُمَّ اسْتَثْفِرِي ثُمَّ أَهِلِّي

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali, Muhammad bin al-Mutsanna dan Ya’qub bin Ibrahim; Lafaz (riwayat ini) miliknya, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ja’far bin Muhammad, dia berkata: telah menceritakan kepadaku ayahku, dia berkata: Kami pernah mendatangi Jabir bin Abdillah, lalu kami pun bertanya kepadanya tentang Haji Wada. Lantas, ia menceritakan kepada kami bahwa Rasulullah saw. pernah pergi keluar ketika tersisa lima hari dari bulan Zulkaidah. Lalu kami pun ikut pergi keluar bersama beliau, hingga tatkala beliau sampai di Dzul Hulaifah, Asma binti Umais melahirkan Muhammad bin Abu Bakr. Lantas, ia pun mengirim (pesan) kepada Rasulullah saw.: Apa yang harus aku lakukan? Beliau menjawab: Mandilah, kemudian ikatlah (sumbat) kain pada kemaluanmu, lalu bertalbiyahlah.

Hadis No. 428 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab sekali mandi:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌جَرِيرٌ عَنِ ‌الْأَعْمَشِ عَنْ ‌سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ ‌كُرَيْبٍ عَنِ ‌ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ‌مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَتِ: اغْتَسَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْجَنَابَةِ، فَغَسَلَ فَرْجَهُ وَدَلَكَ يَدَهُ بِالْأَرْضِ أَوِ الْحَائِطِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ أَفَاضَ عَلَى رَأْسِهِ وَسَائِرِ جَسَدِهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Jarir dari al-A’masy dari Salim bin Abu al-Ja’ad dari Kuraib dari Ibnu Abbas dari Maimunah; istri Nabi saw., dia berkata: Nabi saw. pernah mandi junub. Lalu beliau membasuh kemaluannya dan menggosok tangannya ke tanah atau tembok, kemudian berwudu sebagaimana wudunya untuk shalat. Kemudian beliau mengguyurkan air ke atas kepala dan seluruh tubuhnya.

Hadis No. 427 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab tata cara mandi karena haid:

أَخْبَرَنَا ‌الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَفَّانُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌وُهَيْبٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌مَنْصُورُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أُمِّهِ ‌صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ ‌عَائِشَةَ، أَنَّ امْرَأَةً سَأَلَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، كَيْفَ أَغْتَسِلُ عِنْدَ الطُّهُورِ؟ قَالَ: خُذِي فِرْصَةً مُمَسَّكَةً، فَتَوَضَّئِي بِهَا. قَالَتْ: كَيْفَ أَتَوَضَّأُ بِهَا؟ قَالَ: تَوَضَّئِي بِهَا. قَالَتْ: كَيْفَ أَتَوَضَّأُ بِهَا؟ قَالَتْ: ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبَّحَ وَأَعْرَضَ عَنْهَا. فَفَطِنَتْ عَائِشَةُ لِمَا يُرِيدُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَتْ: فَأَخَذْتُهَا وَجَبَذْتُهَا إِلَيَّ، فَأَخْبَرْتُهَا بِمَا يُرِيدُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Hasan bin Muhammad, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Affan, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Wuhaib, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Manshur bin Abdurrahman dari Ibunya; Shafiyyah binti Syaibah dari Aisyah, bahwasanya pernah ada seorang perempuan yang bertanya kepada Nabi saw., dia berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana (tata cara) aku mandi ketika suci (dari haid)? Beliau bersabda: Ambillah sepotong kapas yang sudah diberi minyak misik, lalu bersucilah dengannya. Dia bertanya kembali: Bagaimana aku bersuci dengannya? Beliau bersabda: Bersucilah dengannya. Dia bertanya kembali: Bagaimana aku bersuci dengannya? Aisyah berkata: Kemudian Rasulullah saw. bertasbih dan berpaling darinya. Lantas, Aisyah pun memahami apa yang dimaksud Rasulullah saw., lalu berkata: Maka aku pun menarik perempuan itu kepadaku, lalu aku mengabarkannya apa yang dimaksud oleh Rasulullah saw.

Hadis No. 426 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab kadar air yang mencukupi orang junub dari mengguyurkan air ke tubuhnya:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌خَالِدٌ عَنْ ‌شُعْبَةَ عَنْ ‌مُخَوَّلٍ عَنْ ‌أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ ‌جَابِرٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ، أَفْرَغَ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثًا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdul A’la, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid dari Syu’bah dari Mukhawal dari Abu Ja’far dari Jabir, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. apabila mandi (junub), maka beliau menuangkan (air) ke atas kepalanya sebanyak tiga kali.

Hadis No. 425 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab kadar air yang mencukupi orang junub dari mengguyurkan air ke tubuhnya:

أَخْبَرَنَا ‌عُبَيْدُ اللهِ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ‌يَحْيَى عَنْ ‌شُعْبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو إِسْحَاقَ، (ح) وَأَنْبَأَنَا ‌سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ اللهِ عَنْ ‌شُعْبَةَ عَنْ ‌أَبِي إِسْحَاقَ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌سُلَيْمَانَ بْنَ صُرَدٍ يُحَدِّثُ عَنْ ‌جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذُكِرَ عِنْدَهُ الْغُسْلُ، فَقَالَ: أَمَّا أَنَا، فَأُفْرِغُ عَلَى رَأْسِي ثَلَاثًا. لَفْظُ سُوَيْدٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ubaidullah bin Said dari Yahya dari Syu’bah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq, (dari jalur periwayatan yang lain juga disebutkan)dan telah memberitakan kepada kami Suwaid bin Nashr, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah dari Syu’bah dari Abu Ishaq, dia berkata: Aku pernah mendengar Sulaiman bin Shurad bercerita dari Jubair bin Muth’im, bahwasanya mandi junub pernah disebutkan (diceritakan) di sisi Nabi saw., lantas beliau bersabda: Adapun aku, maka aku akan menuangkan air ke kepalaku sebanyak tiga kali. Lafaz riwayat Suwaid.

Hadis No. 424 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab memastikan kulit (terkena air) saat mandi junub:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ عَنْ ‌حَنْظَلَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ عَنِ ‌الْقَاسِمِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ دَعَا بِشَيْءٍ نَحْوَ الْحِلَابِ، فَأَخَذَ بِكَفِّهِ بَدَأَ بِشِقِّ رَأْسِهِ الْأَيْمَنِ ثُمَّ الْأَيْسَرِ، ثُمَّ أَخَذَ بِكَفَّيْهِ، فَقَالَ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin al-Mutsanna, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Dhahhak bin Makhlad dari Hanzhalah bin Abu Sufyan dari al-Qasim dari Aisyah, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. apabila mandi junub, maka beliau meminta dibawakan sesuatu seukuran hilab (wadah yang biasa digunakan untuk memerah susu), lalu beliau mengambil (air dari wadah itu) dengan telapak tangannya. Beliau memulai dengan kepala bagian kanan, kemudian bagian kiri. Lalu mengambil dengan kedua telapak tangannya, ia perawi berkata: (lalu beliau menyiramkan air) ke atas kepalanya dengan kedua telapak tangannya.

Hadis No. 423 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab memastikan kulit (terkena air) saat mandi junub:

أَخْبَرَنَا ‌عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ ‌هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ غَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ يُخَلِّلُ رَأْسَهُ بِأَصَابِعِهِ حَتَّى إِذَا خُيِّلَ إِلَيْهِ أَنَّهُ قَدِ اسْتَبْرَأَ الْبَشَرَةَ غَرَفَ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثًا، ثُمَّ غَسَلَ سَائِرَ جَسَدِهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ali bin Mushir dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. apabila mandi junub, maka beliau mencuci kedua tangannya, kemudian berwudu sebagaimana wudunya untuk salat. Lalu beliau menyela-nyelai kepalanya dengan jari-jarinya, hingga tatkala beliau merasa bahwa air telah mencapai kulit secara merata, lantas beliau pun menyiram ke atas kepalanya sebanyak tiga kali, kemudian membasuh seluruh tubuhnya.

Hadis No. 422 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab tidak mengusap kepala saat wudu dari mandi junub:

أَخْبَرَنَا ‌عِمْرَانُ بْنُ يَزِيدَ بْنِ خَالِدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللهِ هُوَ ابْنُ سَمَاعَةَ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ ‌يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ ‌أَبِي سَلَمَةَ عَنْ ‌عَائِشَةَ وَعَنْ ‌عَمْرِو بْنِ سَعْدٍ عَنْ ‌نَافِعٍ عَنِ ‌ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ عُمَرَ سَأَلَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْغُسْلِ مِنَ الْجَنَابَةِ، وَاتَّسَقَتِ الْأَحَادِيثُ عَلَى هَذَا، يَبْدَأُ فَيُفْرِغُ عَلَى يَدِهِ الْيُمْنَى مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا، ثُمَّ يُدْخِلُ يَدَهُ الْيُمْنَى فِي الْإِنَاءِ، فَيَصُبُّ بِهَا عَلَى فَرْجِهِ وَيَدُهُ الْيُسْرَى عَلَى فَرْجِهِ، فَيَغْسِلُ مَا هُنَالِكَ حَتَّى يُنْقِيَهُ. ثُمَّ يَضَعُ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى التُّرَابِ إِنْ شَاءَ، ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى يَدِهِ الْيُسْرَى حَتَّى يُنْقِيَهَا، ثُمَّ يَغْسِلُ يَدَيْهِ ثَلَاثًا وَيَسْتَنْشِقُ وَيُمَضْمِضُ، وَيَغْسِلُ وَجْهَهُ وَذِرَاعَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا، حَتَّى إِذَا بَلَغَ رَأْسَهُ لَمْ يَمْسَحْ وَأَفْرَغَ عَلَيْهِ الْمَاءَ. فَهَكَذَا كَانَ غُسْلُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا ذُكِرَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Imran bin Yazid bin Khalid, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ismail bin Abdullah yaitu Ibnu Sama’ah, dia berkata: telah memberitakan kepada kami al-Auza’i dari Yahya bin Abu Katsir dari Abu Salamah dari Aisyah, dan dari Amr bin Sa’ad dari Nafi dari Ibnu Umar, bahwasanya Umar pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang mandi junub. Lantas, riwayat-riwayat (hadis) pun terkumpul (saling bersesuaian) dalam hal ini yang mana beliau memulai dengan menyiram tangan kanannya dua kali atau tiga kali, kemudian memasukkan tangan kanannya ke dalam bejana, lalu menyiramkan air dengan tangan kanan tersebut ke kemaluannya, sementara tangan kirinya di kemaluannya. Lalu beliau mencucinya sampai bersih. Kemudian beliau meletakkan (menepukkan) tangan kirinya ke tanah tatkala berkehendak. Kemudian menyiram tangan kirinya sampai bersih, lalu mencuci kedua tangannya tiga kali dan melakukan istinsyak (menghirup air ke dalam hidung) dan madmadah (berkumur-kumur). Lalu beliau membasuh wajahnya serta kedua lengannya tiga kali-tiga kali, hingga tatkala sampai pada giliran mengusap kepala, beliau tidak mengusapnya, namun menyiramkan air ke atasnya. Maka seperti ini lah mandi (junub) Rasulullah saw. sebagaimana yang telah disebutkan.

Hadis No. 421 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab mendahulukan anggota sebelah kanan dalam bersuci:

أَخْبَرَنَا ‌سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌عَبْدُ اللهِ عَنْ ‌شُعْبَةَ عَنِ ‌الْأَشْعَثِ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌مَسْرُوقٍ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّ التَّيَمُّنَ مَا اسْتَطَاعَ فِي طُهُورِهِ وَتَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ. وَقَالَ بِوَاسِطٍ: فِي شَأْنِهِ كُلِّهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Suwaid bin Nashr, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Abdullah dari Syu’bah dari al-Asy’ats bin Abu al-Sya’tsa dari ayahnya dari Masruq dari Aisyah, dia berkata: Nabi saw. suka mendahulukan yang kanan semampu beliau dalam bersuci, memakai sandal, dan menyisir rambutnya. Dan dia berkata di kota Wasith (kota di Iraq): Dalam semua urusannya.

Hadis No. 420 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab memulai mandi junub dengan wudu:

أَخْبَرَنَا ‌سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌عَبْدُ اللهِ عَنْ ‌هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ غَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ اغْتَسَلَ، ثُمَّ يُخَلِّلُ بِيَدِهِ شَعَرَهُ، حَتَّى إِذَا ظَنَّ أَنَّهُ قَدْ أَرْوَى بَشَرَتَهُ أَفَاضَ عَلَيْهِ الْمَاءَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ غَسَلَ سَائِرَ جَسَدِهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Suwaid bin Nashr, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Abdullah dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah, bahwasanya ia pernah berkata: Dahulu Rasulullah saw. apabila mandi junub, maka beliau mencuci kedua tangannya, kemudian berwudu sebagaimana wudunya untuk salat, lalu mandi. Kemudian beliau menyela-nyelai rambutnya dengan tangannya, hingga apabila beliau merasa bahwa air telah sampai ke kulit (kepala)-nya, beliau mengguyurkan air ke atas kepalanya tiga kali, kemudian mencuci seluruh tubuhnya.