Beranda blog

Hadis No. 317 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab jenis lain dari tayamum:

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ يَزِيدَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌بَهْزٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الْحَكَمُ عَنْ ‌ذَرٍّ عَنِ ‌ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ ‌أَبِيهِ، أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ عَنِ التَّيَمُّمِ، فَلَمْ يَدْرِ مَا يَقُولُ، فَقَالَ ‌عَمَّارٌ: أَتَذْكُرُ حَيْثُ كُنَّا فِي سَرِيَّةٍ، فَأَجْنَبْتُ فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ، فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: إِنَّمَا يَكْفِيكَ هَكَذَا، وَضَرَبَ شُعْبَةُ بِيَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ، وَنَفَخَ فِي يَدَيْهِ، وَمَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ مَرَّةً وَاحِدَةً

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Yazid, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Bahz, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Hakam dari Dzar dari Ibnu Abdurrahman bin Abza dari ayahnya, bahwasanya ada seorang lelaki yang pernah bertanya kepada Umar bin al-Khattab tentang tayamum, sedangkan Umar tidak tahu apa yang akan ia katakan. Ammar pun berkata: Apakah engkau ingat tatkala kita dalam suatu pasukan, lalu aku junub, sehingga aku berguling-guling di tanah. Lalu aku menjumpai Nabi saw., lantas beliau bersabda: Begini ini cukup bagimu?. Syu’bah pun menepukkan kedua tangannya ke kedua lututnya, lalu meniup kedua tangannya dan mengusap dengan keduanya wajah dan kedua telapak tangannya sekali saja.

Hadis No. 316 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab jenis lain dari tayamum, meniup debu pada kedua tangan:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ الرَّحْمَنِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌سُفْيَانُ عَنْ ‌سَلَمَةَ عَنْ ‌أَبِي مَالِكٍ وَعَنْ ‌عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ ‌عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى، قَالَ: كُنَّا عِنْدَ عُمَرَ، فَأَتَاهُ رَجُلٌ، فَقَالَ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، رُبَّمَا نَمْكُثُ الشَّهْرَ وَالشَّهْرَيْنِ، وَلَا نَجِدُ الْمَاءَ. فَقَالَ عُمَرُ: أَمَّا أَنَا فَإِذَا لَمْ أَجِدِ الْمَاءَ لَمْ أَكُنْ لِأُصَلِّيَ، حَتَّى أَجِدَ الْمَاءَ. فَقَالَ ‌عَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ : أَتَذْكُرُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ حَيْثُ كُنْتَ بِمَكَانِ كَذَا وَكَذَا، وَنَحْنُ نَرْعَى الْإِبِلَ، فَتَعْلَمُ أَنَّا أَجْنَبْنَا. قَالَ: نَعَمْ. أَمَّا أَنَا فَتَمَرَّغْتُ فِي التُّرَابِ، فَأَتَيْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَحِكَ، فَقَالَ: إِنْ كَانَ الصَّعِيدُ لَكَافِيَكَ. وَضَرَبَ بِكَفَّيْهِ إِلَى الْأَرْضِ، ثُمَّ نَفَخَ فِيهِمَا، ثُمَّ مَسَحَ وَجْهَهُ وَبَعْضَ ذِرَاعَيْهِ. فَقَالَ: اتَّقِ اللهَ يَا عَمَّارُ. فَقَالَ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ إِنْ شِئْتَ لَمْ أَذْكُرْهُ. قَالَ: وَلَكِنْ نُوَلِّيكَ مِنْ ذَلِكَ مَا تَوَلَّيْتَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Basyar, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdurrahman, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Salamah dari Abu Malik dan Abdullah bin Abdurrahman bin Abza dari Abdurrahman bin Abza, dia berkata: Dahulu kami pernah berada di sisi Umar, lalu ada seorang laki-laki yang mendatanginya lantas berkata: Wahai Amirul Mukminin, terkadang kita singgah selama satu atau dua bulan dan tidak mendapatkan air. Lalu Umar berkata: Jika aku tidak mendapatkan air maka aku tidak salat hingga mendapatkannya. Maka Ammar bin Yasir pun berkata: Wahai Amirul Mukminin, apakah kamu ingat ketika kamu berada di ini dan itu, saat kita sedang menggembala unta, lalu engkau mengetahui bahwa kita junub? Ia menjawab: Ya. (Ammar melanjutkan:) Adapun aku, aku berguling-guling di tanah, lalu kami mendatangi Nabi saw., dan beliau tertawa seraya bersabda: Bila itu debu, maka itu telah mencukupimu. Lalu beliau menepukkan kedua telapak tangannya ke tanah kemudian meniupkannya, lalu mengusap wajahnya dan sebagian lengannya. Umar berkata: Wahai Ammar, bertakwalah kepada Allah!. Ammar menjawab: Wahai Amirul Mukminin, bila engkau mau maka aku tidak akan menyebutkannya. Umar berkata: Tidak, tetapi kita menyerahkan kepadamu urusan yang telah engkau pegang ini.

Hadis No. 315 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab perbedaan pendapat tentang tata cara tayamum:

أَخْبَرَنَا ‌الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌جُوَيْرِيَةُ عَنْ ‌مَالِكٍ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ عَنْ ‌عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُتْبَةَ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ، قَالَ: تَيَمَّمْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالتُّرَابِ، فَمَسَحْنَا بِوُجُوهِنَا وَأَيْدِينَا إِلَى الْمَنَاكِبِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Abbas bin Abd al-Azhim al-Anbari, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Asma, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Juwairiyah dari Malik dari al-Zuhri dari Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah, bahwasanya dia telah mengabarkan kepadanya dari ayahnya dari Ammar bin Yasir, dia berkata: Kami pernah melakukan tayamum bersama Rasulullah saw. dengan debu. Lalu kami mengusap wajah dan kedua tangan kami sampai ke bahu.

Hadis No. 314 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tayamum dalam keadaan safar (bepergian):

أَخْبَرَنِي ‌مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللهِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبِي عَنْ ‌صَالِحٍ عَنِ ‌ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌عُبَيْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنِ ‌ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ‌عَمَّارٍ، قَالَ: عَرَّسَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأُولَاتِ الْجَيْشِ، وَمَعَهُ عَائِشَةُ زَوْجَتُهُ، فَانْقَطَعَ عِقْدُهَا مِنْ جَزْعِ ظَفَارِ، فَحُبِسَ النَّاسُ ابْتِغَاءَ عِقْدِهَا ذَلِكَ حَتَّى أَضَاءَ الْفَجْرُ، وَلَيْسَ مَعَ النَّاسِ مَاءٌ، فَتَغَيَّظَ عَلَيْهَا أَبُو بَكْرٍ، فَقَالَ: حَبَسْتِ النَّاسَ، وَلَيْسَ مَعَهُمْ مَاءٌ، فَأَنْزَلَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ رُخْصَةَ التَّيَمُّمِ بِالصَّعِيدِ، قَالَ: فَقَامَ الْمُسْلِمُونَ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَضَرَبُوا بِأَيْدِيهِمُ الْأَرْضَ، ثُمَّ رَفَعُوا أَيْدِيَهُمْ، وَلَمْ يَنْفُضُوا مِنَ التُّرَابِ شَيْئًا، فَمَسَحُوا بِهَا وُجُوهَهُمْ وَأَيْدِيَهُمْ إِلَى الْمَنَاكِبِ، وَمِنْ بُطُونِ أَيْدِيهِمْ إِلَى الْآبَاطِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Yahya bin Abdullah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Ibrahim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami ayahku dari Shalih dari Ibnu Syihab, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah dari Ibnu Abbas dari Ammar, dia berkata: Rasulullah saw. pernah singgah (istirahat) di Ulatul Jaisy (Dzatul Jaisy) dan bersama beliau ada Aisyah, istri beliau. Lalu kalungnya yang terbuat dari batu Zhifar (sebuah kota di pesisir Yaman) terputus (hilang), maka orang-orang pun tertahan (tidak melanjutkan perjalanan) untuk mencari kalung tersebut hingga terbit fajar, sedangkan orang-orang tidak mempunyai air. Abu Bakar pun marah kepadanya (Aisyah) seraya berkata: Engkau telah menahan orang-orang, sedangkan mereka tidak memiliki air. Lalu Allah Azza wa Jalla menurunkan keringanan tayamum dengan debu. (Ammar) berkata: Lalu orang-orang berdiri bersama Rasulullah saw., mereka menepukkan kedua tangan ke tanah, kemudian mengangkat kedua tangan mereka tanpa mengibaskan (menghilangkan) debu sedikitpun, lalu mengusapkannya ke wajah dan tangan sampai siku-siku mereka, dan dari telapak tangan mereka sampai ke ketiak.

Hadis No. 313 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tayamum dalam keadaan bermukim (tidak sedang bepergian):

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ ‌أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ ‌نَاجِيَةَ بْنِ خُفَافٍ عَنْ ‌عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ، قَالَ: أَجْنَبْتُ وَأَنَا فِي الْإِبِلِ، فَلَمْ أَجِدْ مَاءً فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ تَمَعُّكَ الدَّابَّةِ، فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَخْبَرْتُهُ بِذَلِكَ. فَقَالَ: إِنَّمَا كَانَ يَجْزِيكَ مِنْ ذَلِكَ التَّيَمُّمُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ubaid bin Muhammad, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu al-Ahwash dari Abu Ishaq dari Najiyah bin Khufaf dari Ammar bin Yasir, dia berkata: Aku pernah junub sedangkan aku sedang di atas unta, lantas aku tidak mendapatkan air, maka aku pun berguling-guling di tanah seperti bergulingnya hewan. Lalu aku datang kepada Rasulullah saw., mengabarkan hal itu kepada beliau. Lantas beliau bersabda: Cukuplah bagimu bertayamum.

Hadis No. 312 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tayamum dalam keadaan bermukim (tidak sedang bepergian):

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌مُحَمَّدٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ عَنْ ‌سَلَمَةَ عَنْ ‌ذَرٍّ عَنِ ‌ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ ‌أَبِيهِ، أَنَّ رَجُلًا أَتَى عُمَرَ فَقَالَ: إِنِّي أَجْنَبْتُ، فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ. قَالَ عُمَرُ: لَا تُصَلِّ. فَقَالَ ‌عَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ : يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، أَمَا تَذْكُرُ إِذْ أَنَا وَأَنْتَ فِي سَرِيَّةٍ فَأَجْنَبْنَا، فَلَمْ نَجِدِ الْمَاءَ، فَأَمَّا أَنْتَ فَلَمْ تُصَلِّ، وَأَمَّا أَنَا فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ، فَصَلَّيْتُ. فَأَتَيْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرْنَا ذَلِكَ لَهُ. فَقَالَ: إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ. فَضَرَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ إِلَى الْأَرْضِ، ثُمَّ نَفَخَ فِيهِمَا، ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ. وَسَلَمَةُ شَكَّ لَا يَدْرِي فِيهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ أَوْ إِلَى الْكَفَّيْنِ. فَقَالَ عُمَرُ: نُوَلِّيكَ مَا تَوَلَّيْتَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Basyar, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Muhammad, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Salamah dari Dzar dari Ibnu Abdurrahman bin Abza dari ayahnya, bahwasanya ada seorang lelaki datang kepada Umar lalu berkata: Aku sedang junub, namun aku tidak mendapati air. Umar berkata: Janganlah engkau salat. Lalu Ammar bin Yasir berkata: Wahai Amirul Mukminin, tidakkah engkau ingat ketika aku dan engkau berada dalam suatu ekspedisi, lalu kita junub namun tidak mendapatkan air?, engkau tidak salat, sedangkan aku berguling-guling di tanah lalu aku salat. Lantas kita mendatangi Nabi saw., kita menceritakan hal itu kepala beliau. Lalu beliau bersabda: Cukuplah bagimu (tayamum). Lalu beliau menepukkan kedua tangannya ke tanah, kemudian meniup keduanya, lalu mengusap wajah dan kedua telapak tangannya. Salamah ragu, ia tidak tahu apakah sampai kedua siku atau hanya sampai kedua telapak tangan. Umar berkata: Kami serahkan urusan ini kepadamu sebagaimana yang engkau pahami.

Hadis No. 311 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tayamum dalam keadaan bermukim (tidak sedang bepergian):

أَخْبَرَنَا ‌الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعَيْبُ بْنُ اللَّيْثِ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ ‌عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ عَنْ ‌عُمَيْرٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ: أَقْبَلْتُ أَنَا وَعَبْدُ اللهِ بْنُ يَسَارٍ مَوْلَى مَيْمُونَةَ، حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى ‌أَبِي جُهَيْمِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ الصِّمَّةِ الْأَنْصَارِيِّ. فَقَالَ أَبُو جُهَيْمٍ: أَقْبَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ نَحْوِ بِئْرِ الْجَمَلِ، وَلَقِيَهُ رَجُلٌ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ، فَلَمْ يَرُدَّ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ حَتَّى أَقْبَلَ عَلَى الْجِدَارِ، فَمَسَحَ بِوَجْهِهِ وَيَدَيْهِ، ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Rabi bin Sulaiman, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’aib bin al-Laits dari ayahnya dari Ja’far bin Rabi’ah dari Abdurrahman bin Hurmuz dari Umair mantan budak Ibnu Abbas, bahwasanya dia pernah mendengarnya (Ibnu Abbas) berkata: Aku dan Abdullah bin Yasar mantan budak Maimunah pernah datang hingga kami menemui Abu Juhaim bin al-Harits bin al-Shimmah al-Anshari. Lalu Abu Juhaim berkata: Rasulullah saw. pernah datang dari arah sumur al-Jamal, dan ada seorang laki-laki yang berjumpa dengan beliau lalu memberi salam, namun Rasulullah saw. tidak menjawabnya hingga beliau menghadap ke sebuah dinding, lalu mengusap wajah dan kedua tangannya, kemudian beliau membalas salamnya.

Hadis No. 310 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab permulaan tayamum:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ عَنْ ‌مَالِكٍ عَنْ ‌عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِالْبَيْدَاءِ أَوْ ذَاتِ الْجَيْشِ انْقَطَعَ عِقْدٌ لِي، فَأَقَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْتِمَاسِهِ، وَأَقَامَ النَّاسُ مَعَهُ، وَلَيْسُوا عَلَى مَاءٍ، وَلَيْسَ مَعَهُمْ مَاءٌ، فَأَتَى النَّاسُ أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، فَقَالُوا: أَلَا تَرَى مَا صَنَعَتْ عَائِشَةُ؟ أَقَامَتْ بِرَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِالنَّاسِ، وَلَيْسُوا عَلَى مَاءٍ، وَلَيْسَ مَعَهُمْ مَاءٌ. فَجَاءَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، وَرَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاضِعٌ رَأْسَهُ عَلَى فَخِذِي، قَدْ نَامَ. فَقَالَ: حَبَسْتِ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسَ، وَلَيْسُوا عَلَى مَاءٍ، وَلَيْسَ مَعَهُمْ مَاءٌ؟ قَالَتْ عَائِشَةُ: فَعَاتَبَنِي أَبُو بَكْرٍ، وَقَالَ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَقُولَ، وَجَعَلَ يَطْعُنُ بِيَدِهِ فِي خَاصِرَتِي، فَمَا مَنَعَنِي مِنَ التَّحَرُّكِ إِلَّا مَكَانُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى فَخِذِي. فَنَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَصْبَحَ عَلَى غَيْرِ مَاءٍ، فَأَنْزَلَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ آيَةَ التَّيَمُّمِ. فَقَالَ أُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ: مَا هِيَ بِأَوَّلِ بَرَكَتِكُمْ يَا آلَ أَبِي بَكْرٍ، قَالَتْ: فَبَعَثْنَا الْبَعِيرَ الَّذِي كُنْتُ عَلَيْهِ، فَوَجَدْنَا الْعِقْدَ تَحْتَهُ»

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dari Malik dari Abdurrahman bin al-Qasim dari ayahnya dari Aisyah, dia berkata: Kami pernah keluar bersama Rasulullah saw. dalam sebagian perjalanannya, hingga tatkala kami sampai di al-Baida atau Dzatul Jaisy kalungku putus (hilang), maka Rasulullah saw. berhenti untuk mencarinya dan para sahabat pun ikut berhenti bersamanya. Namun mereka tidak berada di tempat yang ada air dan mereka juga tidak membawa air. Lalu para sahabat pun datang kepada Abu Bakar ra., seraya berkata: Tidakkah engkau melihat apa yang dilakukan Aisyah? Ia telah membuat Rasulullah saw. dan para sahabat berhenti, mereka tidak berada di tempat yang ada air dan mereka juga tidak membawa air. Maka Abu Bakar ra. pun datang (kepadaku) sedangkan Rasulullah saw. sedang meletakkan kepala beliau di atas pahaku, beliau tertidur. Lalu ia pun berkata: Engkau telah menahan Rasulullah saw. dan para sahabat, sementara mereka tidak berada di tempat yang ada air dan mereka juga tidak membawa air? Aisyah berkata: Maka Abu Bakar mencelaku dan mengatakan apa saja yang Allah kehendaki ia katakan, dan ia pun menekan pinggangku dengan tangannya. Tidak ada yang menghalangiku untuk bergerak kecuali keadaan Rasulullah saw. yang berada di atas pahaku. Rasulullah saw. pun tidur hingga pagi hari tanpa ada air. Lalu Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat tayamum. Usaid bin Hudhair berkata: Ini bukanlah keberkahan pertama kalian, wahai keluarga Abu Bakar. Aisyah berkata: Lalu kami pun membangunkan unta yang aku tunggangi, ternyata kami temukan kalung itu berada di bawahnya.

Hadis No. 309 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab ludah yang mengenai pakaian:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ عَنْ ‌مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌الْقَاسِمَ بْنَ مِهْرَانَ يُحَدِّثُ عَنْ ‌أَبِي رَافِعٍ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلَا يَبْزُقْ بَيْنَ يَدَيْهِ، وَلَا عَنْ يَمِينِهِ، وَلَكِنْ عَنْ يَسَارِهِ، أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ، وَإِلَّا. فَبَزَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَكَذَا فِي ثَوْبِهِ، وَدَلَكَهُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Basyar dari Muhammad, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dia berkata: aku pernah mendengar al-Qasim bin Mihran bercerita dari Abu Rafi dari Abu Hurairah dari Nabi saw., beliau bersabda: Apabila salah seorang dari kalian salat, maka jangan meludah ke arah depan dan jangan pula ke arah samping kanannya, tetapi (meludahlah) ke sebelah kirinya atau di bawah telapak kakinya. Lalu Nabi saw. meludah seperti ini di pakaiannya, lalu menggosoknya.

Hadis No. 308 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab ludah yang mengenai pakaian:

أَخْبَرَنَا ‌عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌إِسْمَاعِيلُ عَنْ ‌حُمَيْدٍ عَنْ ‌أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ طَرَفَ رِدَائِهِ، فَبَصَقَ فِيهِ، فَرَدَّ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ismail dari Humaid dari Anas, bahwasanya Nabi saw. pernah mengambil ujung selendangnya lalu meludah padanya, kemudian melipat sebagian kain itu ke atas sebagian yang lain.