Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab perbedaan pendapat tentang tata cara tayamum:
أَخْبَرَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ، قَالَ: حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُتْبَةَ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ، قَالَ: تَيَمَّمْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالتُّرَابِ، فَمَسَحْنَا بِوُجُوهِنَا وَأَيْدِينَا إِلَى الْمَنَاكِبِ
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Abbas bin Abd al-Azhim al-Anbari, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Asma, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Juwairiyah dari Malik dari al-Zuhri dari Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah, bahwasanya dia telah mengabarkan kepadanya dari ayahnya dari Ammar bin Yasir, dia berkata: Kami pernah melakukan tayamum bersama Rasulullah saw. dengan debu. Lalu kami mengusap wajah dan kedua tangan kami sampai ke bahu.











