Hadis No. 351 Sunan Al-Nasa’i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab penyebutan istihadah serta datang dan berhentinya darah:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌اللَّيْثُ عَنِ ‌ابْنِ شِهَابٍ عَنْ ‌عُرْوَةَ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتِ: اسْتَفْتَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ بِنْتُ جَحْشٍ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أُسْتَحَاضُ. فَقَالَ: إِنَّ ذَلِك عِرْقٌ، فَاغْتَسِلِي، ثُمَّ صَلِّي. فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Laits dari Ibnu Syihab dari Urwah dari Aisyah ra., ia berkata: Ummu Habibah binti Jahsy pernah meminta fatwa kepada Rasulullah saw., dia berkata: Wahai Rasulullah! Aku mengalami istihadah. Maka beliau bersabda: Sesungguhnya itu adalah darah dari suatu urat (penyakit), maka mandilah, kemudian salatlah. Lalu dia (Ummu Habibah) pun mandi di setiap akan salat.

Artikel Terkait

spot_img

Artikel Terbaru