Biografi Anas bin Malik, Sahabat yang Melayani Rasulullah saw.

Hadispedia.id – Dalam kitab Tahdzib al-Kamal karya Yusuf al-Mazzi, Anas bin Malik memiliki nama lengkap Anas bin Malik bin al-Nadzar bin Dhamdham bin Zaid. Dan memiliki nama julukan Abu Hamzah al-Madani, Sahabat sekaligus pelayan Rasulullah saw. Ibunya bernama Ummu Sulaim binti Malhan.

Ia dibesarkan ditengah-tengah keluarga Rasulullah saw. selama 9 tahun lebih beberapa bulan. Sehingga ia banyak mengetahui hal ihwal Rasulullah saw., baik berupa perkataan, perbuatan dan pengakuan beliau. Pada saat perang Badar, Anas bin Malik masih berusia sangat muda sehingga belum mengikuti peperangan ini. Tetapi semasa beranjak dewasa ia banyak melibatkan diri dalam berbagai pertempuran. Ketika Abu Bakar bermusyawarah dengan Umar tentang pengangkatannya sebagai Gubernur Bahrai, Umar memujinya ia adalah salah satu pemuda yang cerdas dan penulis. Dia seorang yang wara’ dan takwa sebab telah lama pergaulannya dengan Rasulullah saw.

Kedekatan Anas bin Malik dengan Rasulullah saw.

Dalam sebuah riwayat Anas bin Malik berkata, “Saat Rasulullah saw. hijrah ke Madinah, usiaku delapan tahun, kemudian ibuku mendatangi beliau seraya berkata, ‘Ya Rasulallah sesungguhnya mereka adalah para pria Anshar, dan para istrinya telah memberikan persembahannya untukmu, sedang aku tidak memiliki suatu apapun untuk aku berikan kepadamu kecuali putraku ini, dia akan melayani apa yang engkau perlu”.

Kemudian Anas berkata, “Saya melayani Rasulullah saw. selama sepuluh tahun, selama tinggal di Madinah. Beliau tidak pernah sekalipun memukul saya, menghina saya, dan tidak pernah mengernyit kepada saya.” Beliau pun sering mengajak Anas bercanda dengan sebutan “Ya Dza al-Udzunayn” (Hai anak yang memiliki telinga dua) sehingga tidak terkesan pergaulan antara tuan dan pelayannya.

Ia dikaruniai usia yang cukup panjang, ia masih sihup bahkan 83 tahun setelah wafatnya Rasulullah saw. Hal inilah yang menyebabkan ia banyak meriwayatkan hadis yakni 2.286 baik yang langsung ia dengar dari Rasulullah saw. maupun dari Sahabat lain.

Di antara para sahabat tersebut adalah Abi bin Ka’ab, Asid bin Khadhir, Tsabit bin Qais, Jarir bin Abdullah al-Bajali, Zaid bin Tsabit, Sulaiman Al-Farisi, dan Abdullah bin Abbas. Sedangkan beberapa murid yang meriwayatkan hadis dari beliau adalah Ibrahim bin Maisaroh, Azhar bin Rasyid, Ishaq bin Abdullah bin Abi Thalqah, Anas bin Siriin, Khafsah binti Siriin, Abu ‘Ashom al-Basri, dan Yazid bin Abi Mansur. Ia merupakan sahabat terakhir yang wafat di Bashrah. Ia wafat pada tahun 92 H dalam riwayat lain beliau wafat pada tahun 93 H pada usia 103 tahun.

Rotus Elmi Sholeha
Rotus Elmi Sholeha
Rotus Elmi Soleha, Alumni Mahasiswa Ilmu Hadis, UIN Sunan Ampel Surabaya

Artikel Terkait

Artikel Terbaru