Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab (pembahasan) air bab penentuan batas (ukuran) pada air:
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْوَاحِدِ عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ مُحَمَّد بْنِ الْوَلِيدِ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَامَ أَعْرَابِيٌّ فَبَالَ فِي الْمَسْجِدِ، فَتَنَاوَلَهُ النَّاسُ. فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: دَعُوهُ وَأَهْرِيقُوا عَلَى بَوْلِهِ دَلْوًا مِنْ مَاءٍ فَإِنَّمَا بُعِثْتُمْ مُيَسِّرِينَ، وَلَمْ تُبْعَثُوا مُعَسِّرِينَ
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abdurrahman bin Ibrahim dari Umar bin Abdul Wahid dari al-Auza’i dari Muhammad bin al-Walid dari al-Zuhri dari Ubaidullah bin Abdullah dari Abu Hurairah, dia berkata: Pernah ada seorang Arab Badui berdiri lalu kencing di dalam masjid, maka sebagian orang pun hendak menikdaknya. Namun Rasulullah saw. bersabda kepada mereka: Biarkan dia dan siramlah air kencingnya dengan satu ember air.
Sesungguhnya kalian diutus untuk memberi kemudahan, bukan diutus untuk mempersulit.











