Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab wanita yang memiliki hari-hari tertentu yang ia haid setiap bulannya:
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: إِنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ سَأَلَتْ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الدَّمِ، فَقَالَتْ عَائِشَةُ: رَأَيْتُ مِرْكَنَهَا مَلْآنَ دَمًا، فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: امْكُثِي قَدْرَ مَا كَانَتْ تَحْبِسُكِ حَيْضَتُكِ، ثُمَّ اغْتَسِلِي
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Laits dari Yazid bin Abu Habib dari Ja’far bin Rabi’ah dari ‘Irak bin Malik dari Urwah dari Aisyah, dia berkata: Sesungguhnya Ummu Habibah pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang darah. Lalu Aisyah berkata: Aku pernah melihat tempatnya mencuci pakaiannya penuh dengan darah. Lantas Rasulullah saw. bersabda kepadanya: Tinggallah (tidak salat) selama masa yang biasanya haidmu menahanmu, kemudian mandilah.











