Hadis No. 359 Sunan Al-Nasa’i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab penyebutan al-quru’ (masa haid):

أَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدَةُ ‌وَوَكِيعٌ ‌وَأَبُو مُعَاوِيَةَ، قَالُوا: حَدَّثَنَا ‌هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: جَاءَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ أَبِي حُبَيْشٍ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ: إِنِّي امْرَأَةٌ أُسْتَحَاضُ فَلَا أَطْهُرُ، أَفَأَدَعُ الصَّلَاةَ؟ قَالَ: لَا، إِنَّمَا ذَلِكِ عِرْقٌ وَلَيْسَتْ بِالْحَيْضَةِ، فَإِذَا أَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ. وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْسِلِي عَنْكِ الدَّمَ، وَصَلِّي

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdah, Waki dan Abu Mu’awiyah, mereka berkata: telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah, dia berkata: Fatimah binti Abu Hubaisy pernah datang kepada Rasulullah saw. lalu ia berkata: Sesungguhnya aku adalah seorang perempuan yang sedang mengalami istihadah, maka aku pun dalam keadaan tidak suci, lantas apakah aku harus meninggalkan salat? Beliau bersabda: Tidak, itu adalah darah dari suatu urat (penyakit), bukan haid. Maka apabila datang masa haid, tinggalkanlah salat. Namun apabila sudah selesai, maka cucilah darah itu dari mu, lalu salatlah.

Artikel Terkait

spot_img

Artikel Terbaru