Hadis No. 8 Shahih Al-Bukhari

قَالَ الْاِمَامُ الْبُخَارِيُّ فِيْ صَحِيْحِهِ فِيْ بَاب أُمُورِ الْإِيمَانِ

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ

Al-Imam Al-Bukhari berkata di dalam kitab Shahihnya pada bab perkara-perkara iman,

Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Abu ‘Amir Al-‘Aqidi telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Sulaiman bin Bilal telah menceritakan kepada kami, dari Abdullah bin Dinar dari Abu Shalih dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw., beliau berkata,

Iman memiliki lebih dari enam puluh cabang dan malu adalah bagian dari iman.”

Baca juga: Hadis Budaya Malu Adalah Warisan Para Nabi

Artikel Terkait

Artikel Terbaru