Beranda blog Halaman 18

Hadis No. 164 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berwudu karena menyentuh kemaluan:

أَخْبَرَنَا ‌أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عُثْمَانُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ‌شُعَيْبٍ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ، قَالَ: أَخْبَرَنِي ‌عَبْدُ اللهِ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ، أَنَّهُ سَمِعَ ‌عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ يَقُولُ: «ذَكَرَ مَرْوَانُ فِي إِمَارَتِهِ عَلَى الْمَدِينَةِ أَنَّهُ يُتَوَضَّأُ مِنْ مَسِّ الذَّكَرِ إِذَا أَفْضَى إِلَيْهِ الرَّجُلُ بِيَدِهِ، فَأَنْكَرْتُ ذَلِكَ وَقُلْتُ: لَا وُضُوءَ عَلَى مَنْ مَسَّهُ. فَقَالَ ‌مَرْوَانُ : أَخْبَرَتْنِي ‌بُسْرَةُ بِنْتُ صَفْوَانَ أَنَّهَا سَمِعَتْ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ مَا يُتَوَضَّأُ مِنْهُ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: وَيُتَوَضَّأُ مِنْ مَسِّ الذَّكَرِ. قَالَ عُرْوَةُ: فَلَمْ أَزَلْ أُمَارِي مَرْوَانَ حَتَّى دَعَا ‌رَجُلًا مِنْ حَرَسِهِ فَأَرْسَلَهُ إِلَى ‌بُسْرَةَ فَسَأَلَهَا عَمَّا حَدَّثَتْ مَرْوَانَ، فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بُسْرَةُ بِمِثْلِ الَّذِي حَدَّثَنِي عَنْهَا مَرْوَانُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Muhammad bin al-Mughirah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Utsman bin Sa’id dari Syu’aib dari al-Zuhri, dia berkata: telah mengabarkan kepadaku Abdullah bin Abu Bakr bin Amr bin Hazm, bahwasanya dia pernah mendengar Urwah bin al-Zubair berkata: Marwan pernah menyebutkan pada masa pemerintahannya di Madinah, bahwa hendaklah berwudu karena memegang kemaluan dengan tangannya. Lalu aku mengingkarinya dan aku mengatakan: tidak ada wudu bagi yang menyentuhnya!. Lalu Marwan berkata: Busrah bin Shafwan mengabarkan kepadaku bahwa dia mendengar Rasulullah Saw. bersabda: Hendaklah berwudu karena menyentuh kemaluan. Urwah berkata: Tapi aku masih saja mendebat Marwan hingga dia memanggil seorang pengawalnya, lalu mengutusnya kepada Busrah untuk menanyakan tentang hal yang dia kabarkan kepada Marwan. Kemudian Busrah mengabarkan seperti apa yang telah dikabarkan oleh Marwan kepadaku.

Hadis No. 163 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berwudu karena menyentuh kemaluan:

أَخْبَرَنَا ‌هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، حَدَّثَنَا ‌مَعْنٌ أَنْبَأَنَا ‌مَالِكٌ (ح) ‌وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنِ ‌ابْنِ الْقَاسِمِ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌مَالِكٌ عَنْ ‌عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ أَنَّهُ سَمِعَ ‌عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ يَقُولُ: دَخَلْتُ عَلَى مَرْوَانَ بْنِ الْحَكَمِ، فَذَكَرْنَا مَا يَكُونُ مِنْهُ الْوُضُوءُ، فَقَالَ مَرْوَانُ: مِنْ مَسِّ الذَّكَرِ الْوُضُوءُ. فَقَالَ عُرْوَةُ: مَا عَلِمْتُ ذَلِكَ. فَقَالَ ‌مَرْوَانُ: أَخْبَرَتْنِي ‌بُسْرَةُ بِنْتُ صَفْوَانَ أَنَّهَا سَمِعَتْ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِذَا مَسَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Harun bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Ma’an, telah memberitakan kepada kami Malik. Dan (dari jalur periwayatan yang lain juga disebutkan) telah dibacakan kepada al-Harits bin Miskin sedangkan saya (al-Imam al-Nasa’i) mendengarnya, dari Ibnu Qasim, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Malik dari Abdullah bin Abu Bakr bin Muhammad bin ‘Amr bin Hazm bahwasanya dia pernah mendengar Urwah bin al-Zubair berkata: Aku pernah menemui Marwan bin al-Hakam, lalu kami menyebutkan apa saja yang menyebabkan berwudu. Lalu Marwan berkata: menyentuh kemaluan juga mengharuskan berwudu. Urwah berkata: Aku tidak tahu hal tersebut. Lalu Marwan berkata lagi: telah mengabarkan kepadaku Busrah binti Shafwan bahwa dia pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda: Apabila salah seorang dari kalian menyentuh kemaluannya, hendaklah ia berwudu.

Hadis No. 162 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mengantuk:

أَخْبَرَنَا ‌بِشْرُ بْنُ هِلَالٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ ‌أَيُّوبَ عَنْ ‌هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا نَعَسَ الرَّجُلُ وَهُوَ فِي الصَّلَاةِ فَلْيَنْصَرِفْ، لَعَلَّهُ يَدْعُو عَلَى نَفْسِهِ وَهُوَ لَا يَدْرِي

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Bisyir bin Hilal, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul Warits dari Ayyub dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah ra., dia berkata: Rasulullah Saw. pernah bersabda: Apabila seseorang mengantuk dalam salatnya hendaklah ia menghentikan (salatnya), karena mungkin dia berdoa untuk kecelakaan (kebinasaan) bagi dirinya sendiri sedang dia tidak menyadarinya!

Hadis No. 161 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berwudu karena tidur:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ ‌وَحُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ، قَالَا: حَدَّثَنَا ‌يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌مَعْمَرٌ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ عَنْ ‌أَبِي سَلَمَةَ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلَا يُدْخِلْ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يُفْرِغَ عَلَيْهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ismail bin Mas’ud dan Humaid bin Mas’adah, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zura’i, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ma’mar dari al-Zuhri dari Abu Salamah dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda: Apabila salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah memasukkan tangannya ke bejana air sehingga dia menuangkan ke tangannya sebanyak tiga kali, karena dia tidak tahu dimana tangannya berada (pada waktu dia tidur).

Hadis No. 160 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berwudu karena keluar angin:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ عَنْ ‌سُفْيَانَ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ (ح) وَأَخْبَرَنِي ‌مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ ‌سُفْيَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الزُّهْرِيُّ، قَالَ: أَخْبَرَنِي ‌سَعِيدٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُسَيِّبِ ‌وَعَبَّادُ بْنُ تَمِيمٍ عَنْ عَمِّهِ وَهُوَ ‌عَبْدُ اللهِ بْنُ زَيْدٍ، قَالَ: شُكِيَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّجُلُ يَجِدُ الشَّيْءَ فِي الصَّلَاةِ، قَالَ: لَا يَنْصَرِفْ حَتَّى يَجِدَ رِيحًا أَوْ يَسْمَعَ صَوْتًا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dari Sufyan dari al-Zuhri. Dan (dari jalur periwayatan yang lain juga disebutkan) telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Manshur dari Sufyan, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Zuhri, dia berkata: telah mengabarkan kepada-ku Sa’id yaitu Ibnu Musayyib dan ‘Abbad bin Tamim dari pamannya yaitu Abdullah bin Zaid, dia berkata: Diadukan kepada Rasulullah Saw. tentang seorang laki-laki yang mendapati sesuatu ketika sedang salat? Beliau bersabda: Janganlah ia keluar (dari salat) hingga ia mencium bau atau mendengar suara (kentut).

Hadis No. 159 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berwudu karena buang air besar:

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ ‌وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا ‌يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ عَنْ ‌عَاصِمٍ عَنْ ‌زِرٍّ، قَالَ: قَالَ ‌صَفْوَانُ بْنُ عَسَّالٍ: كُنَّا إِذَا كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ أَمَرَنَا أَنْ لَا نَنْزِعَهُ ثَلَاثًا إِلَّا مِنْ جَنَابَةٍ، وَلَكِنْ مِنْ غَائِطٍ وَبَوْلٍ وَنَوْمٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali dan Ismail bin Mas’ud, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zura’i, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari ‘Ashim dari Zirr, dia berkata: Shafwan bin Assal pernah berkata: Dulu, jika kami dalam perjalanan bersama Rasulullah Saw, maka beliau memerintahkan kami untuk tidak melepasnya selama tiga hari, kecuali karena junub. Akan tetapi (boleh tidak lepas) karena buang air besar, buang air kecil dan tertidur.

Hadis No. 158 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berwudu karena buang air besar dan buang air kecil:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌خَالِدٌ، حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ عَنْ ‌عَاصِمٍ أَنَّهُ سَمِعَ ‌زِرَّ بْنَ حُبَيْشٍ يُحَدِّثُ، قَالَ: أَتَيْتُ رَجُلًا يُدْعَى ‌صَفْوَانَ بْنَ عَسَّالٍ فَقَعَدْتُ عَلَى بَابِهِ، فَخَرَجَ، فَقَالَ: مَا شَأْنُكَ؟ قُلْتُ: أَطْلُبُ الْعِلْمَ. قَالَ: إِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَطْلُبُ! فَقَالَ: عَنْ أَيِّ شَيْءٍ تَسْأَلُ؟ قُلْتُ: عَنِ الْخُفَّيْنِ. قَالَ: كُنَّا إِذَا كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ أَمَرَنَا أَنْ لَا نَنْزِعَهُ ثَلَاثًا إِلَّا مِنْ جَنَابَةٍ، وَلَكِنْ مِنْ غَائِطٍ وَبَوْلٍ وَنَوْمٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abd al-A’la, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid, telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari ‘Ashim bahwasanya dia pernah mendengar Zirr bin Hubaisy bercerita: Aku pernah datang kepada seorang lelaki yang biasa dipanggil Shafwan bin Assal, aku pun duduk di depan pintunya, kemudian dia keluar dan berkata: Ada apa denganmu? Aku menjawab: Aku ingin mencari ilmu. Ia berkata lagi: Sungguh para malaikat meletakkan sayap-sayapnya kepada para pencari ilmu, sebagai tanda keridhaan terhadap apa yang mereka cari. Lalu dia berkata: Kamu mau tanya masalah apa? Aku pun berkata: tentang dua alas kaki (khuf). Dia menjawab: Dulu, jika kami dalam perjalanan bersama Rasulullah Saw, maka beliau memerintahkan kami untuk tidak melepasnya selama tiga hari, kecuali karena junub. Akan tetapi (boleh tidak lepas) karena buang air besar, buang air kecil dan tertidur.

Hadis No. 157 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mazi yang membatalkan wudu dan tidak membatalkannya:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌خَالِدٌ عَنْ ‌شُعْبَةَ، قَالَ: أَخْبَرَنِي ‌سُلَيْمَانُ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌مُنْذِرًا عَنْ ‌مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ ‌عَلِيٍّ، قَالَ: اسْتَحْيَيْتُ أَنْ أَسْأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْمَذْيِ مِنْ أَجْلِ فَاطِمَةَ، فَأَمَرْتُ الْمِقْدَادَ بْنَ الْأَسْوَدِ، فَسَأَلَهُ. فَقَالَ: فِيهِ الْوُضُوءُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abd al-A’la, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid dari Syu’bah, dia berkata: telah mengabarkan kepadaku Sulaiman, dia berkata: Aku pernah mendengar Mundzir dari Muhammad bin Ali dari Ali, dia berkata: Aku malu bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang madzi karena Fatimah, maku aku menyuruh Miqdad bin al-Aswad. Lalu dia pun menanyainya, maka Rasulullah Saw. menjawab: Mengenai hal itu harus wudu.

Hadis No. 156 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mazi yang membatalkan wudu dan tidak membatalkannya:

أَخْبَرَنَا ‌عُتْبَةُ بْنُ عَبْدِ اللهِ الْمَرْوَزِيُّ عَنْ ‌مَالِكٍ وَهُوَ ابْنُ أَنَسٍ عَنْ ‌أَبِي النَّضْرِ عَنْ ‌سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَار عَنِ ‌الْمِقْدَادِ بْنِ الْأَسْوَدِ أَنَّ عَلِيًّا أَمَرَهُ أَنْ يَسْأَلَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الرَّجُلِ إِذَا دَنَا مِنْ أَهْلِهِ فَخَرَجَ مِنْهُ الْمَذْيُ مَاذَا عَلَيْهِ، فَإِنَّ عِنْدِي ابْنَتَهُ وَأَنَا أَسْتَحِي أَنْ أَسْأَلَهُ، فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ: إِذَا وَجَدَ أَحَدُكُمْ ذَلِكَ فَلْيَنْضَحْ فَرْجَهُ، وَيَتَوَضَّأْ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami ‘Utbah bin Abdullah al-Marwazi dari Malik yaitu Ibnu Anas dari Abu al-Nadhr dari Sulaiman bin Yasar dari Miqdad bin al-Aswad bahwa Ali pernah memerintahkannya untuk bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang seorang lelaki yang apabila hendak mendekati istrinya niscaya keluar air mazi, apakah yang harus ia perbuat? Anak perempuannya (Rasulullah Saw) adalah istriku, aku malu menanyakannya. Maka aku (Miqdad bin al-Aswad) menanyakan hal tersebut kepada Rasulullah Saw, lalu beliau menjawab: Bila salah seorang dari kalian mendapatkan seperti itu, hendaklah ia memercikkan kemaluannya (dengan air), lalu berwudu sebagaimana wudu untuk salat.

Hadis No. 155 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mazi yang membatalkan wudu dan tidak membatalkannya:

أَخْبَرَنَا ‌عُثْمَانُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌أُمَيَّةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ أَنَّ ‌رَوْحَ بْنَ الْقَاسِمِ حَدَّثَهُ عَنِ ‌ابْنِ أَبِي نُجَيحٍ عَنْ ‌عَطَاءٍ عَنْ ‌إِيَاسِ بْنِ خَلِيفَةَ عَنْ ‌رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، أَنَّ عَلِيًّا أَمَرَ عَمَّارًا أَنْ يَسْأَلَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْمَذْيِ، فَقَالَ: يَغْسِلُ مَذَاكِيرَهُ وَيَتَوَضَّأُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Usman bin Abdullah, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Umayyah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zuro’i bahwa Rauh bin al-Qosim telah menceritakan kepadanya dari Ibnu Abi Nujaih dari ‘Atho dari Iyas bin Khalifah dari Rafi’ bin Khadij bahwa Ali pernah menyuruh Amar untuk menanyakan tentang mazi kepada Rasulullah Saw, lalu beliau menjawab: Hendaknya ia mencuci kemaluannya lalu berwudu.