Beranda blog Halaman 65

Hadis No. 25 Sunan Ibn Majah

0
Sunan Ibnu Majah
Sunan Ibn Majah

Hadispedia.id – Al-Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya pada kitab muqaddimah bab bersikap hati-hati dalam menyampaikan hadis dari Rasulullah saw.,

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ (ح) وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ قُلْنَا لِزَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ حَدِّثْنَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: كَبِرْنَا وَنَسِينَا وَالْحَدِيثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَدِيدٌ

Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ghundar telah menceritakan kepada kami, dari Syaibah, ha’ (at-tahwil). Dan Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami (Al-Imam Ibnu Majah), ia berkata, Abdurrahman bin Mahdi telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Syu’bah telah menceritakan kepada kami, dari Amr bin Murrah, dari Abdurrahman bin Abu Laila, ia berkata, Kami berkata kepada Zaid bin Arqam, ‘Ceritakanlah kepada kami hadis dari Rasulullah saw.,’ ia berkata, “Kami telah menjadi tua dan pelupa, sedangkan hadis Rasulullah saw. itu sangat keras (berat).”

Hadis No. 24 Sunan Ibn Majah

0
Sunan Ibnu Majah
Sunan Ibn Majah

Hadispedia.id – Al-Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya pada kitab muqaddimah bab bersikap hati-hati dalam menyampaikan hadis dari Rasulullah saw.,

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ مُعَاذٍ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ قَالَ كَانَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ إِذَا حَدَّثَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثًا فَفَرَغَ مِنْهُ قَالَ: أَوْ كَمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Mu’adz bin Mu’adz telah menceritakan kepada kami, dari Ibnu Aun, dari Muhammad bin Sirin, ia berkata, Jika Anas bin Malik telah selesai dari membacakan sebuah hadis Rasulullah saw., ia berkata, “Atau sebagaimana Rasulullah saw. sabdakan.”

Hadis No. 23 Sunan Ibn Majah

0
Sunan Ibnu Majah
Sunan Ibn Majah

Hadispedia.id – Al-Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya pada kitab muqaddimah bab bersikap hati-hati dalam menyampaikan hadis dari Rasulullah saw.,

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ مُعَاذٍ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ الْبَطِينُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ: مَا أَخْطَأَنِي ابْنُ مَسْعُودٍ عَشِيَّةَ خَمِيسٍ إِلَّا أَتَيْتُهُ فِيهِ. قَالَ: فَمَا سَمِعْتُهُ يَقُولُ لِشَيْءٍ قَطُّ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا كَانَ ذَاتَ عَشِيَّةٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فَنَكَسَ فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ وهُوَ قَائِمٌ مُحَلَّلَةً أَزْرَارُ قَمِيصِهِ قَدْ اغْرَوْرَقَتْ عَيْنَاهُ وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ. قَالَ: أَوْ دُونَ ذَلِكَ أَوْ فَوْقَ ذَلِكَ أَوْ قَرِيبًا مِنْ ذَلِكَ أَوْ شَبِيهًا بِذَلِكَ

Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Mu’adz bin Mu’adz telah menceritakan kepada kami, dari Ibnu Aun, ia berkata, Muslim Al-Bathin telah menceritakan kepada kami, dari Ibrahim At-Taimi, dari ayahnya, dari Amr bin Maimun, ia berkata, Tidaklah Ibnu Mas’ud menyalahkanku di malam Kamis, melainkan aku mendatanginya – Amr bin Maimun berkata – Aku tidak mendengarnya mengatakan sesuatu pun dari hadis Rasulullah saw. Kemudian pada suatu malam dia berkata, Rasulullah saw. bersabda, maka ia menunduk, – Amr bin Maimun berkata, – Aku lalu memandang kepadanya, waktu ia sedang sendiri sambil mengancingkan kancing-kancing jubahnya, air matanya bercucuran dan urat lehernya naik turun. Ia berkata, “Atau selain itu, atau di atas itu, atau dekat dari itu, atau serupa dengan itu.”

Hadis No. 86 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab memasukkan air ke dalam hidung,

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عِيسَى عَنْ مَعْنٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْعَلْ فِي أَنْفِهِ مَاءً ثُمَّ لِيَسْتَنْثِرْ

Muhammad bin Manshur telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Sufyan telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Abu Az-Zinad telah menceritakan kepada kami, ha’ (at-tahwil) dan Al-Husain bin Isa telah menceritakan kepada kami (Imam An-Nasa’i), dari Ma’n, dari Malik, dari Abu Az-Zinad, dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian berwudhu, maka hendaknya memasukkan air ke dalam hidungnya, lalu mengeluarkannya.”

Hadis No. 85 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab dengan tangan mana berkumur?

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ هُوَ ابْنُ سَعِيدِ بْنِ كَثِيرِ بْنِ دِينَارٍ الْحِمْصِيُّ عَنْ شُعَيْبٍ هُوَ ابْنُ أبِي حَمْزَةَ عَنِ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي عَطَاءُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ حُمْرَانَ أَنَّهُ رَأَى عُثْمَانَ دَعَا بِوَضُوءٍ فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ مِنْ إِنَائِهِ فَغَسَلَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ أَدْخَلَ يَمِينَهُ فِي الْوَضُوءِ فَتَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَيَدَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ ثُمَّ غَسَلَ كُلَّ رِجْلٍ مِنْ رِجْلَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ قَالَ: مَنْ تَوَضَّأَ مِثْلَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَا يُحَدِّثُ فِيهِمَا نَفْسَهُ بِشَيْءٍ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Ahmad bin Muhammad bin Al-Mughirah telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Usman yakni Ibnu Sa’id bin Katsir bin Dinar Al-Himshi telah menceritakan kepada kami, dari Syu’aib yakni Ibnu Abi Hamzah, dari Az-Zuhri, ia berkata, Atha’ bin Yazid telah mengabarkan kepadaku, dari Humran, bahwa ia pernah melihat Usman meminta air wudhu, setelah itu ia menuangkan di atas kedua tangannya dari bejananya, lalu ia membasuh tangannya tiga kali. Kemudian, ia memasukkan tangan kanannya ke dalam air wudhu. Setelah itu ia berkumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Kemudian ia membasuh wajahnya tiga kali, kedua tangannya sampai siku-siku tiga kali, mengusap kepalanya, lalu membasuh masing-masing kakinya tiga kali. Setelah itu, ia berkata, “Aku pernah melihat Rasulullah saw. wudhu seperti cara wudhuku ini, lalu beliau bersabda, ‘Siapa yang berwudhu sebagaimana wudhuku ini, kemudian ia berdiri melaksanakan shalat dua rakaat tanpa bicara terhadap dirinya di antara keduanya, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Hadis No. 84 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab madhmadhah (berkumur) dan istinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung),

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ: أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ حُمْرَانَ بْنِ أَبَانَ قَالَ: رَأَيْتُ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تَوَضَّأَ فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ ثَلَاثًا فَغَسَلَهُمَا ثُمَّ تَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ يَدَيْهِ الْيُمْنَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلَاثًا ثُمَّ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ ثُمَّ غَسَلَ قَدَمَهُ الْيُمْنَى ثَلَاثًا ثُمَّ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي ثُمَّ قَالَ: مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَا يُحَدِّثُ نَفْسَهُ فِيهِمَا بِشَيْءٍ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Suwaid bin Nashr telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abdullah telah memberitahukan kepada kami, dari Ma’mar, dari Az-Zuhri, dari Atha’ bin Yazid Al-Laitsi, dari Humran bin Aban, ia berkata, “Aku pernah melihat Usman bin Affan r.a. berwudhu, ia menuangkan air di atas kedua tangannya tiga kali, lalu ia membasuhnya. Kemudian, ia berkumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Setelah itu, ia membasuh wajahnya tiga kali, mambasuh tangan kanannya sampai siku-siku tiga kali, kemudian membasuh tangan kirinya seperti itu juga. Lalu, ia mengusap kepalanya, membasuh kaki kanannya tiga kali, kaki yang kiri seperti itu pula. Kemudian ia berkata, “Aku pernah melihat Rasulullah saw. berwudhu sebagaimana cara wudhuku tadi. Rasulullah saw. bersabda, ‘Siapa berwudhu seperti wudhuku ini, kemudian shalat dua rakaat -tanpa bicara terhadap dirinya di antara keduanya- maka Allah mengampuni dosa-dosanya yang lalu.”

Hadis No. 83 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berapa kali kedua telapak tangan dibasuh?

أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ سُفْيَانَ وَهُوَ ابْنُ حَبِيبٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ ابْنِ أَوْسِ بْنِ أَبِي أَوْسٍ عَنْ جَدِّهِ قَالَ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَوْكَفَ ثَلَاثًا

Humaid bin Mas’adah telah mengabarkan kepada kami, dari Sufyan yakni Ibnu Habib, dari Syu’bah, dari An-Nu’man bin Salim, dari Ibnu Aus bin Abi Aus, dari kakeknya, ia berkata, “Aku pernah melihat Rasulullah saw. membasuh telapak tangan tiga kali.”

Hadis No. 82 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab sifat wudhu membasuh kedua telapak tangan,

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَصْرِيُّ، عَنْ بِشْرِ بْنُ الْمُفَضَّلِ، عَنِ ابْنِ عَوْنٍ، عَنْ عَامِرٍ الشَّعْبِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الْمُغِيرَةِ، عَنِ الْمُغِيرَةِ، وَعَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، عَنْ رَجُلٍ حَتَّى رَدَّهُ إِلَى الْمُغِيرَةِ قَالَ ابْنُ عَوْنٍ: وَلَا أَحْفَظُ حَدِيثَ ذَا مِنْ حَدِيثِ ذَا، أَنَّ الْمُغِيرَةَ قَالَ: كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَقَرَعَ ظَهْرِي بِعَصًا كَانَتْ مَعَهُ، فَعَدَلَ وَعَدَلْتُ مَعَهُ حَتَّى أَتَى كَذَا وَكَذَا مِنَ الْأَرْضِ، فَأَنَاخَ ثُمَّ انْطَلَقَ. قَالَ: فَذَهَبَ حَتَّى تَوَارَى عَنِّي، ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ: «أَمَعَكَ مَاءٌ؟» وَمَعِي سَطِيحَةٌ لِي فَأَتَيْتُهُ بِهَا، فَأَفْرَغْتُ عَلَيْهِ، فَغَسَلَ يَدَيْهِ وَوَجْهَهُ وَذَهَبَ لِيَغْسِلَ ذِرَاعَيْهِ وَعَلَيْهِ جُبَّةٌ شَامِيَّةٌ ضَيِّقَةُ الْكُمَّيْنِ، فَأَخْرَجَ يَدَهُ مِنْ تَحْتِ الْجُبَّةِ، فَغَسَلَ وَجْهَهُ وَذِرَاعَيْهِ، وَذَكَرَ مِنْ نَاصِيَتِهِ شَيْئًا وَعِمَامَتِهِ شَيْئًا – قَالَ ابْنُ عَوْنٍ: لَا أَحْفَظُ كَمَا أُرِيدُ – ثُمَّ مَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ، ثُمَّ قَالَ: «حَاجَتُكَ؟» قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، لَيْسَتْ لِي حَاجَةٌ. فَجِئْنَا وَقَدْ أَمَّ النَّاسَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ، وَقَدْ صَلَّى بِهِمْ رَكْعَةً مِنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ، فَذَهَبْتُ لِأُوذِنَهُ فَنَهَانِي، فَصَلَّيْنَا مَا أَدْرَكْنَا وَقَضَيْنَا مَا سُبِقْنَا

Muhammad bin Ibrahim Al-Bahsri telah mengabarkan kepada kami, dari Bisyr bin Al-Mufadhdhal, dari Ibnu Aun, dari Amir As-Sya’bi, dari Urwah bin Al-Mughirah, dari Al-Mughirah dan Muhammad bin Sirin, dari seorang laki-laki yang kemudian disandarkan kepada Al-Mughirah, Ibnu Aun berkata, “Saya tidak hafal hadis ini dari ini, bahawasannya Al-Mughirah berkata, ‘Kami pernah bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Beliau memukul punggungku dengan tongkat yang ada padanya. Beliau meluruskan posisiku, maka aku pun ikut meluruskan bersamanya hingga sampai pada suatu daerah, beliau singgah, lalu berangkat lagi. Mughirah berkata, dan beliau pergi hingga tidak nampak olehku. Kemudian beliau datang dan bersabda, “Apakah kamu punya air?” Aku memang membawa air dalam tempat yang terbuat dari kulit (sathihah), maka aku datang kepada beliau dengan membawanya, lalu aku tungkan kepada beliau. Beliaupun segera membasuh kedua tangannya, wajahnya, dan kedua sikunya. Beliau memakai jubah dari Syam yang sempit kedua tangannya -beliau mengeluarkan tangannya dari bawah jubahnya- lalu membasuh muka dan kedua lengannya. Lalu, beliau menyebutkan suatu bagian depan dari kepalanya dan dari surbannya. Ibnu Aun berkata, “Dan saya tidak mengingat apa yang saya inginkan.” Kemudian beliau mengusap kedua sepatu (kulit/muzah)nya. Beliau bersabda, “Hajatmu?” Aku menjawab, “Wahai Rasulullah, aku tidak ada hajat.” Setelah itu, kami datang dan kami dapati Abdurrahman bin Auf sedang menjadi imam shalat jamaah bersama orang-orang. Ia sudah mendapat satu rakaat shalat Shubuh. Aku segera pergi untuk memberitahukannya, namun beliau mencegahku. Kami pun ikut shalat dari yang kami dapati, kemudian menyempurnakan yang ketinggalan.”

Hadis No. 81 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab wudhu tiga kali-tiga kali (basuhan untuk tiap anggota),

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ قَالَ أَنْبَأَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي الْمُطَّلِبُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَنْطَبٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ تَوَضَّأَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا يُسْنِدُ ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Suwaid bin Nashr telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abdullah bin Al-Mubarak telah memberitahukan kepada kami, ia berkata, Al-Auza’i telah memberitahukan kepada kami, ia berkata, Al-Muthallib bin Abdullah bin Hanthab telah menceritakan kepadaku, bahwa Abdullah bin Umar r.a. berwudhu tiga kali-tiga kali (basuhan untuk tiap anggota), ia menyandarkan hal itu kepada Nabi saw.

Hadis No. 48 Sunan At-Tirmidzi

0
Sunan At-Tirmidzi
Sunan At-Tirmidzi

Hadispedia.id – Al-Imam At-Tirmidzi berkata di dalam Sunannya pada kitab bersuci bab cara wudhu Nabi saw.,

حَدَّثَنَا هَنَّادٌ وَقُتَيْبَةُ قَالاَ: حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي حَيَّةَ قَالَ: رَأَيْتُ عَلِيًّا تَوَضَّأَ فَغَسَلَ كَفَّيْهِ حَتَّى أَنْقَاهُمَا ثُمَّ مَضْمَضَ ثَلاَثًا وَاسْتَنْشَقَ ثَلاَثًا وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثًا وَذِرَاعَيْهِ ثَلاَثًا وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ مَرَّةً ثُمَّ غَسَلَ قَدَمَيْهِ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثُمَّ قَامَ فَأَخَذَ فَضْلَ طَهُورِهِ فَشَرِبَهُ وَهُوَ قَائِمٌ ثُمَّ قَالَ: أَحْبَبْتُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ كَانَ طُهُورُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
وَفِي الْبَابِ عَنْ عُثْمَانَ وَعَبْدِ اللهِ بْنِ زَيْدٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَعَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو وَالرُّبَيِّعِ وَعَبْدِ اللهِ بْنِ أُنَيْسٍ وَعَائِشَةَ

Hannad dan Qutaibah telah menceritakan kepada kami, mereka berkata, Abu Al-Ahwash telah menceritakan kepada kami, dari Abu Ishaq, dari Abu Hayyah, ia berkata, “Aku melihat Ali berwudhu, lalu ia membasuh kedua telapak tangannya hingga bersih, kemudian ia berkumur tiga kali, memasukkan air ke dalam hidung tiga kali, membasuh wajah tiga kali, membasuh kedua lengannya tiga kali, mengusap kepala satu kali, kemudian membasuh telapak kakinya hingga mata kaki, kemudian ia berdiri seraya mengambil sisa air wudhu dan meminumnya, sedangkan ia masih berdiri. Setelah itu, ia berkata, ‘Aku senang bisa memperlihatkan kalian cara wudhu Rasulullah saw.

Dalam bab ini juga ada riwayat dari Usman, Abdullah bin Zaid, Ibnu Abbas, Abdullah bin Amr, Ar-Rubayyi’, Abdullah bin Unais, dan Aisyah.