Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab menyebutkan perkara yang dilakukan oleh Nabi saw. apabila salah satu istrinya sedang haid:
أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنِ ابْنِ عَيَّاشٍ وَهُوَ أَبُو بَكْرٍ عَنْ صَدَقَةَ بْنِ سَعِيدٍ، ثُمَّ ذَكَرَ كَلِمَةً مَعْنَاهَا: حَدَّثَنَا جُمَيْعُ بْنُ عُمَيْرٍ، قَالَ: دَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ مَعَ أُمِّي وَخَالَتِي، فَسَأَلَتَاهَا: كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ إِذَا حَاضَتْ إِحْدَاكُنَّ؟ قَالَتْ: كَانَ يَأْمُرُنَا إِذَا حَاضَتْ إِحْدَانَا أَنْ تَتَّزِرَ بِإِزَارٍ وَاسِعٍ، ثُمَّ يَلْتَزِمُ صَدْرَهَا وَثَدْيَيْهَا
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Hannad bin al-Sariy dari Ibnu Ayyas yaitu Abu Bakr dari Shadaqah bin Sa’id, kemudian dia menyebutkan satu kalimat yang maknanya: telah menceritakan kepada kami Jumai’ bin Umair, dia berkata: Aku pernah menemui Aisyah bersama ibu dan bibiku. Lalu keduanya bertanya kepadanya: Bagaimana Rasulullah saw. berbuat (bersikap) apabila salah seorang di antara kalian sedang haid? Dia menjawab: Dahulu apabila salah seorang dari kami haid, maka beliau menyuruh agar mengenakan kain yang longgar, kemudian beliau memeluk bagian dada dan kedua payudaranya.











