Beranda blog Halaman 15

Hadis No. 194 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mandi karena air mani:

أَخْبَرَنَا ‌عُبَيْدُ اللهِ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ ‌زَائِدَةَ، وَأَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَاللَّفْظُ لَهُ، أَنْبَأَنَا ‌أَبُو الْوَلِيدِ، حَدَّثَنَا ‌زَائِدَةُ عَنِ ‌الرُّكَيْنِ بْنِ الرَّبِيعِ بْنِ عَمِيلَةَ الْفَزَارِيِّ عَنْ ‌حُصَيْنِ بْنِ قَبِيصَةَ عَنْ ‌عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: كُنْتُ رَجُلًا مَذَّاءً، فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: إِذَا رَأَيْتَ الْمَذْيَ فَتَوَضَّأْ وَاغْسِلْ ذَكَرَكَ، وَإِذَا رَأَيْتَ فَضْخَ الْمَاءِ فَاغْتَسِلْ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ubaidullah bin Sa’id, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Abdurrahman dari Zaidah, dan (dalam jalur yang lain disebutkan;) telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan redaksi ini miliknya, telah mengabarkan kepada kami Abu al-Walid, telah menceritakan kepada kami Zaidah dari al-Rukain bin al-Rabi’ bin ‘Amilah al-Fazariy dari Husain bin Qabishah dari Ali ra., dia berkata: Aku adalah laki-laki yang sering mengeluarkan mazi, maka aku pun bertanya kepada Rasulullah saw., lalu beliau bersabda: Apabila kamu melihat mazi berwudulah, lalu cuci kemaluanmu. Namun jika kamu melihat keluarnya air mani, maka mandilah.

Hadis No. 193 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mandi karena air mani:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ ‌وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، وَاللَّفْظُ لِقُتَيْبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَبِيدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنِ ‌الرُّكَيْنِ بْنِ الرَّبِيعِ عَنْ ‌حُصَيْنِ بْنِ قَبِيصَةَ عَنْ ‌عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: كُنْتُ رَجُلًا مَذَّاءً، فَقَالَ لِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا رَأَيْتَ الْمَذْيَ فَاغْسِلْ ذَكَرَكَ وَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ، وَإِذَا فَضَخْتَ الْمَاءَ فَاغْتَسِلْ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa’id dan Ali bin Hujr, sedangkan redaksi ini milik Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abidah bin Humaid dari al-Rukain bin al-Rabi’ dari Husain bin Qabishah dari Ali ra., dia berkata: Aku adalah laki-laki yang sering mengeluarkan mazi. Maka Rasulullah saw. bersabda kepadaku: Apabila kamu melihat mazi, maka cucilah kemaluanmu lalu berwudulah seperti wudu-mu untuk salat. Namun jika kamu mengeluarkan air mani, maka mandilah.

Hadis No. 192 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab kewajiban mandi apabila kedua kemaluan bertemu:

أَخْبَرَنَا ‌إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ الْجُوزَجَانِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌عَبْدُ اللهِ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عِيسَى بْنُ يُونُسَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَشْعَثُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنِ ‌ابْنِ سِيرِينَ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا قَعَدَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ ثُمَّ اجْتَهَدَ، فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ

قَالَ ‌أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ: هَذَا خَطَأٌ، وَالصَّوَابُ: أَشْعَثُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، وَقَدْ رَوَى الْحَدِيثَ عَنْ شُعْبَةَ النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ وَغَيْرُهُ، كَمَا رَوَاهُ خَالِدٌ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Ya’qub bin Ishaq al-Juzajani, dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Yusuf, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Isa bin Yunus, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Asy’ats bin Abdul Malik dari Ibnu Sirin dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah saw. pernah bersabda: Apabila telah duduk di antara dua tangan dan dua kaki (bersetubuh), kemudian bersungguh-sungguh, maka telah wajib mandi. Abu Abdurrahman berkata: Yang ini salah, yang benar adalah Asy’ats dari al-Hasan dari Abu Hurairah. Al-Nadlr bin Syumail dan yang lainnya telah meriwayatkan hadis ini dari Syu’bah sebagaimana yang diriwayatkan oleh Khalid.

Hadis No. 191 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab kewajiban mandi apabila kedua kemaluan bertemu:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌خَالِدٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ عَنْ ‌قَتَادَةَ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌الْحَسَنَ يُحَدِّثُ عَنْ ‌أَبِي رَافِعٍ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ ثُمَّ اجْتَهَدَ، فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abd al-A’la, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Qatadah, dia berkata: aku pernah mendengar al-Hasan bercerita dari Abu Rafi’ dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda: Apabila telah duduk di antara dua tangan dan dua kaki (bersetubuh), kemudian bersungguh-sungguh, maka telah wajib mandi.

Hadis No. 190 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mandi karena mengubur orang musyrik:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى عَنْ ‌مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌شُعْبَةُ عَنْ ‌أَبِي إِسْحَاق،َ قَالَ: سَمِعْتُ ‌نَاجِيَةَ بْنَ كَعْبٍ عَنْ ‌عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: إِنَّ أَبَا طَالِبٍ مَاتَ! فَقَالَ: اذْهَبْ فَوَارِهِ. قَالَ: إِنَّهُ مَاتَ مُشْرِكًا! قَالَ: اذْهَبْ فَوَارِهِ. فَلَمَّا وَارَيْتُهُ رَجَعْتُ إِلَيْهِ، فَقَالَ لِي: اغْتَسِلْ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin al-Mutsanna dari Muhammad, dia berkata: telah menceritakan kepadaku Syu’bah dari Abu Ishaq, dia berkata: saya mendengar Najiah bin Ka’ab dari Ali ra., bahwasanya dia pernah datang kepada Rasulullah Saw. lalu berkata: sungguh Abu Thalib meninggal dunia!. Maka Beliau bersabda: Pergilah kamu dan kuburkanlah!. Ia (Ali) berkata: dia mati dalam keadaan musyrik. Rasul bersabda: Pergilah kamu dan kuburkanlah!. (Ali berkata:) Tatkala aku selesai menguburkannya maka aku pun pulang, lalu Beliau bersabda kepadaku: Mandilah!.

Hadis No. 189 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mendahulukan mandi orang kafir apabila ia hendak masuk Islam:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌اللَّيْثُ عَنْ ‌سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ أَنَّهُ سَمِعَ ‌أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ: إِنَّ ثُمَامَةَ بْنَ أُثَالٍ الْحَنَفِيَّ انْطَلَقَ إِلَى نَجْلٍ قَرِيبٍ مِنَ الْمَسْجِدِ، فَاغْتَسَلَ ثُمَّ دَخَلَ الْمَسْجِدَ، فَقَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، يَا مُحَمَّدُ، وَاللهِ مَا كَانَ عَلَى الْأَرْضِ وَجْهٌ أَبْغَضَ إِلَيَّ مِنْ وَجْهِكَ، فَقَدْ أَصْبَحَ وَجْهُكَ أَحَبَّ الْوُجُوهِ كُلِّهَا إِلَيَّ! وَإِنَّ خَيْلَكَ أَخَذَتْنِي وَأَنَا أُرِيدُ الْعُمْرَةَ، فَمَاذَا تَرَى؟ فَبَشَّرَهُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَرَهُ أَنْ يَعْتَمِرَ. مُخْتَصِرٌ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Laits dari Sa’id bin Abu Sa’id, bahwasanya ia pernah mendengar Abu Hurairah berkata: Tsumamah bin Utsal al-Hanafi pergi ke tempat air mengalir dekat masjid, lalu ia mandi, kemudian masuk ke dalam masjid seraya berkata: Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu baginya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Wahai Muhammad, Demi Allah dahulu di muka bumi ini tidak ada wajah yang paling aku benci melainkan wajahmu, sedangkan sekarang wajahmu menjadi wajah yang paling aku cintai. Jika kudamu bisa membawaku, aku ingin umroh, bagaimana menurutmu?. Rasulullah Saw. memberikan kabar gembira kepadanya dan menyuruhnya berumrah. (Demikian cerita ini secara) ringkas.

Hadis No. 188 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab menyebutkan perkara yang mewajibkan mandi dan perkara yang tidak mewajibkannya; mandinya orang kafir apabila ia masuk Islam.

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌يَحْيَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌سُفْيَانُ عَنِ ‌الْأَغَرِّ وَهُوَ ابْنُ الصَّبَّاحِ عَنْ ‌خَلِيفَةَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ ‌قَيْسِ بْنِ عَاصِمٍ، أَنَّهُ أَسْلَمَ فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَغْتَسِلَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan dari al-Aghar yaitu Ibnu al-Shabbah dari Khalifah bin Hushain dari Qais bin Ashim, bahwasanya dia masuk Islam, maka Rasulullah Saw. menyuruhnya mandi dengan air dan sidr (daun bidara).

Hadis No. 187 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berkumur dari (meminum) susu:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌اللَّيْثُ عَنْ ‌عُقَيْلٍ عَنِ ‌الزُّهْرِيِّ عَنْ ‌عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ عَنِ ‌ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَرِبَ لَبَنًا، ثُمَّ دَعَا بِمَاءٍ فَتَمَضْمَضَ، ثُمَّ قَالَ: إِنَّ لَهُ دَسَمًا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Laits dari Uqail dari al-Zuhri dari Ubaidillah bin Abdullah dari Ibnu Abbas, bahwasanya Rasulullah Saw. pernah meminum susu, kemudian beliau meminta dibawakan air lalu berkumur. Kemudian beliau bersabda: Susu itu mengandung lemak.

Hadis No. 186 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab berkumur dari (memakan) sawiq:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ ‌وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنِ ‌ابْنِ الْقَاسِمِ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌مَالِكٌ عَنْ ‌يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ ‌بُشَيْرِ بْنِ يَسَارٍ مَوْلَى بَنِي حَارِثَةَ أَنَّ ‌سُوَيْدَ بْنَ النُّعْمَانِ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ خَرَجَ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ خَيْبَرَ، حَتَّى إِذَا كَانُوا بِالصَّهْبَاءِ وَهِيَ مِنْ أَدْنَى خَيْبَرَ صَلَّى الْعَصْرَ، ثُمَّ دَعَا بِالْأَزْوَادِ، فَلَمْ يُؤْتَ إِلَّا بِالسَّوِيقِ، فَأَمَرَ بِهِ فَثُرِّيَ فَأَكَلَ وَأَكَلْنَا، ثُمَّ قَامَ إِلَى الْمَغْرِبِ فَتَمَضْمَضَ وَتَمَضْمَضْنَا، ثُمَّ صَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Salamah dan (dari jalur periwayatan yang lain juga disebutkan) telah dibacakan kepada al-Harits bin Miskin sedangkan saya (al-Imam al-Nasa’i) mendengarnya, dan lafaz riwayat ini miliknya dari Ibnu al-Qasim, dia berkata: telah menceritakan kepadaku Malik dari Yahya bin Sa’id dari Busyair bin Yasar, budak Bani Haritsah, bahwasanya Suwaid bin al-Nu’man telah mengabarkan kepadanya bahwa ia pernah keluar bersama Rasulullah Saw. pada tahun terjadinya perang Khaibar, sesampainya mereka di daerah Shahba, yaitu daerah di Khaibar yang paling rendah, beliau mengerjakan salat asar. Kemudian beliau minta dibawakan perbekalan, maka tidak ada yang bisa dibawa kecuali sawiq. Lalu beliau menyuruh untuk dilunakkan, kemudian beliau memakannya dan kamipun memakannya, kemudian beliau berdiri untuk melaksanakan salat magrib, lalu beliau berkumur dan kamipun ikut berkumur, kemudian beliau shalat tanpa berwudu lagi.

Hadis No. 185 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tidak berwudu karena (memakan) sesuatu yang dirubah api:

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعَيْبٌ عَنْ ‌مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللهِ قَالَ: كَانَ آخِرَ الْأَمْرَيْنِ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَرْكُ الْوُضُوءِ مِمَّا مَسَّتِ النَّارُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Manshur, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ali bin Ayyas, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’aib dari Muhammad bin al-Munkadir, dia berkata: Saya pernah mendengar Jabir bin Abdullah berkata: Salah satu dari dua hal yang ditinggalkan oleh Rasulullah Saw. adalah tidak berwudu karena (memakan) sesuatu yang disentuh (dimasak dengan) api.