Beranda blog Halaman 20

Hadis No. 144 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab ganjaran bagi orang yang berwudu sebagaimana yang diperintahkan:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌اللَّيْثُ عَنْ ‌أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ ‌سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ ‌عَاصِمِ بْنِ سُفْيَانَ الثَّقَفِيِّ أَنَّهُمْ غَزَوْا غَزْوَةَ السَّلَاسِلِ، فَفَاتَهُمُ الْغَزْوُ فَرَابَطُوا ثُمَّ رَجَعُوا إِلَى مُعَاوِيَةَ وَعِنْدَهُ ‌أَبُو أَيُّوبَ ‌وَعُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ، فَقَالَ عَاصِمٌ: يَا أَبَا أَيُّوبَ، فَاتَنَا الْغَزْوُ الْعَامَ، وَقَدْ أُخْبِرْنَا أَنَّهُ مَنْ صَلَّى فِي الْمَسَاجِدِ الْأَرْبَعَةِ غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ. فَقَالَ: يَا ابْنَ أَخِي، أَدُلُّكَ عَلَى أَيْسَرَ مِنْ ذَلِكَ، إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَنْ تَوَضَّأَ كَمَا أُمِرَ وَصَلَّى كَمَا أُمِرَ غُفِرَ لَهُ مَا قَدَّمَ مِنْ عَمَلٍ. أَكَذَلِكَ يَا عُقْبَةُ؟ قَالَ: نَعَمْ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa’id, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Laits dari Abu Zubair dari Sufyan bin Abdurrahman dari Ashim bin Sufyan al-Tsaqafi; bahwasanya mereka ikut perang Sulasil namun perang itu telah usai, sehingga mereka berjaga-jaga. Kemudian mereka kembali ke Mu’awiyyah yang sedang bersama Abu Ayyub dan Uqbah bin Amir, lalu Ashim berkata: Wahai Abu Ayyub! Kami ketinggalan perang tahun ini! Padahal kami pernah dikabarkan bahwa orang yang salat di masjid yang empat (masjid al-haram, masjid nabawi, masjid al-aqsa dan masjid quba) dosa-dosanya akan diampuni? Ia (Abu Ayyub) berkata: Wahai keponakanku, maukah aku tunjukkan hal yang lebih mudah dari itu? Aku pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda: Barang siapa berwudu sebagaimana yang diperintahkan, maka amal (dosa-dosanya) yang lalu terampuni. Bukankah begitu wahai Uqbah? Dia (Uqbah bin Amir) menjawab: ya.

Hadis No. 143 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab keutamaan berwudu:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ عَنْ ‌مَالِكٍ عَنِ ‌الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِمَا يَمْحُو اللهُ بِهِ الْخَطَايَا وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟ إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dari Malik dari al-‘Ala bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw. bersabda: Maukah kalian aku beri tahu perkara yang Allah akan menghapus kesalahan serta mengangkat derajat dengannya? Yaitu menyempurnakan wudu meskipun dalam kondisi tidak menyukainya (karena cuaca dingin atau kemalasan), banyak langkah ke masjid, dan menunggu shalat setelah shalat, yang demikian itulah Ribath (kedudukan di mana seseorang harus siap siaga), itulah Ribath, itulah Ribath.

Hadis No. 142 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab kewajiban berwudu:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌جَرِيرٌ عَنْ ‌مَنْصُورٍ عَنْ ‌هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ ‌أَبِي يَحْيَى عَنْ ‌عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Hilal bin Yasaf dari Abu Yahya dari Abdullah bin Amr, dia berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Sempurnakanlah wudu.

Hadis No. 141 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab kewajiban berwudu:

أَخْبَرَنَا ‌يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌حَمَّادٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو جَهْضَمٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌عَبْدُ اللهِ بْنُ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: كُنَّا جُلُوسًا إِلَى ‌عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ، فَقَالَ: وَاللهِ مَا خَصَّنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشَيْءٍ دُونَ النَّاسِ إِلَّا بِثَلَاثَةِ أَشْيَاءَ؛ فَإِنَّهُ أَمَرَنَا أَنْ نُسْبِغَ الْوُضُوءَ، وَلَا نَأْكُلَ الصَّدَقَةَ، وَلَا نُنْزِيَ الْحُمُرَ عَلَى الْخَيْلِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Habib bin ‘Arabi, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Jahdlam, dia berkata: telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Ubaidillah bin Abbas, dia berkata: Kami pernah duduk bersama Abdullah bin Abbas, lalu dia berkata: Rasulullah Saw. tidak mengkhususkan sesuatupun kepada kami (ahlul bait) kecuali dalam tiga hal, yaitu: Rasulullah Saw. memerintahkan kita untuk menyempurnakan wudu, tidak makan sedekah dan tidak mengawinkan keledai dengan kuda.

Hadis No. 140 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab kewajiban berwudu:

أَخْبَرَنَا ‌مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌يَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌سُفْيَانُ عَنْ ‌مُوسَى بْنِ أَبِي عَائِشَةَ عَنْ ‌عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌جَدِّهِ قَالَ: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْأَلُهُ عَنِ الْوُضُوءِ. فَأَرَاهُ الْوُضُوءَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا، ثُمَّ قَالَ: هَكَذَا الْوُضُوءُ، فَمَنْ زَادَ عَلَى هَذَا فَقَدْ أَسَاءَ وَتَعَدَّى وَظَلَمَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Mahmud bin Ghailan, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ya’la, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Musa bin Abu ‘Aisyah dari Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, dia berkata: Seorang Badui datang kepada Rasulullah Saw. untuk bertanya perihal wudu. Lalu Rasulullah Saw. memperlihatkan kepadanya cara berwudu (yang semuanya dibasuh) tiga kali-tiga kali. Kemudian beliau bersabda: Beginilah cara berwudu, barang siapa yang menambah lebih dari ini, maka sungguh dia telah berbuat kejelekan, berlebihan, dan berbuat dzalim.

Hadis No. 139 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab kewajiban berwudu:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو عَوَانَةَ عَنْ ‌قَتَادَةَ عَنْ ‌أَبِي الْمَلِيحِ عَنْ ‌أَبِيهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا يَقْبَلُ اللهُ صَلَاةً بِغَيْرِ طُهُورٍ، وَلَا صَدَقَةً مِنْ غُلُولٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awwanah dari Qatadah dari Abu al-Malih dari ayahnya, dia berkata: Rasulullah Saw. pernah bersabda: Allah tidak menerima salat tanpa bersuci, juga sedekah dari harta rampasan perang yang diambil secara sembunyi-sembunyi sebelum dibagikan.

Hadis No. 138 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab memanfaatkan sisa air wudu:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ ‌سُفْيَانَ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌ابْنَ الْمُنْكَدِرِ يَقُولُ: سَمِعْتُ ‌جَابِرًا يَقُولُ: مَرِِضْتُ فَأَتَانِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبُو بَكْرٍ يَعُودَانِي فَوَجَدَانِي قَدْ أُغْمِيَ عَلَيَّ، فَتَوَضَّأَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَبَّ عَلَيَّ وَضُوءَهُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Manshur dari Sufyan, dia berkata: Saya mendengar Ibnu al-Munkadir berkata: Aku mendengar Jabir berkata: Aku pernah sakit, kemudian Rasulullah Saw. dan Abu Bakar datang menjengukku, namun keduanya mendapati diriku pingsan, maka Rasulullah Saw. berwudu lalu air sisa wudunya disiramkan kepadaku.

Hadis No. 137 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab memanfaatkan sisa air wudu:

أَخْبَرَنَا ‌مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ ‌سُفْيَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ عَنْ ‌عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ ‌أَبِيهِ، قَالَ: شَهِدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَطْحَاءِ وَأَخْرَجَ بِلَالٌ فَضْلَ وَضُوئِهِ فَابْتَدَرَهُ النَّاسُ فَنِلْتُ مِنْهُ شَيْئًا، وَرَكَزْتُ لَهُ الْعَنَزَةَ. فَصَلَّى بِالنَّاسِ وَالْحُمُرُ وَالْكِلَابُ وَالْمَرْأَةُ يَمُرُّونَ بَيْنَ يَدَيْهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Manshur dari Sufyan, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Malik bin Mighwal dari ‘Aun bin Abu Juhaifah dari ayahnya, dia berkata: Aku pernah melihat Rasulullah Saw. di Bathha, lalu Bilal mengeluarkan air sisa wudu Rasulullah Saw, maka orang-orang pun berebutan sedangkan aku mendapatkannya sedikit. Kemudian aku menancapkan tombak kecil (sebagai sutrah) untuk Rasulullah Saw. Lalu beliau pun salat bersama orang-orang, sedangkan anjing, keledai dan para perempuan lewat di depannya.

Hadis No. 136 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab memanfaatkan sisa air wudu:

أَخْبَرَنَا ‌أَبُو دَاوُدَ سُلَيْمَانُ بْنُ سَيْفٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو عَتَّابٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌شُعْبَةُ عَنْ ‌أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ ‌أَبِي حَيَّةَ، قَالَ: رَأَيْتُ ‌عَلِيًّا رَضِيَ اللهُ عَنْهُ تَوَضَّأَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا ثُمَّ قَامَ فَشَرِبَ فَضْلَ وَضُوئِهِ، وَقَالَ: صَنَعَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا صَنَعْتُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abu Daud Sulaiman bin Saif, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu ‘Attab, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abu Ishaq dari Abu Hayyah, dia berkata: Aku melihat Ali ra. berwudu tiga kali-tiga kali, kemudian dia berdiri dan meminum air sisa wudunya, lalu dia berkata: Rasulullah Saw. telah melakukan seperti yang aku lakukan.

Hadis No. 135 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab memercikkan air (ke kemaluan):

أَخْبَرَنَا ‌الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌الْأَحْوَصُ بْنُ جَوَّابٍ، حَدَّثَنَا ‌عَمَّارُ بْنُ رُزَيْقٍ عَنْ ‌مَنْصُورٍ وَأَنْبَأَنَا ‌أَحْمَدُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌قَاسِمٌ وَهُوَ ابْنُ يَزِيدَ الْجَرْمِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌سُفْيَانُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌مَنْصُورٌ عَنْ ‌مُجَاهِدٍ عَنِ ‌الْحَكَمِ بْنِ سُفْيَانَ، قَالَ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ وَنَضَحَ فَرْجَهُ. قَالَ أَحْمَدُ: فَنَضَحَ فَرْجَهُ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Abbas bin Muhammad al-Duuri, ia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Ahwash bin Jawwab, telah menceritakan kepada kami Ammar bin Ruzaiq dari Manshur. (Dalam jalur yang lain disebutkan;) Dan telah memberitakan kepada kami Ahmad bin Harb, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Qasim yaitu Ibnu Yazid al-Jarmi, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Manshur dari Mujahid dari al-Hakam bin Sufyan, ia berkata: Aku melihat Rasulullah Saw. berwudu dan memercikkan air ke kemaluannya. Ahmad berkata (dengan redaksi): Lalu beliau memercikkan air ke kemaluannya.