Beranda blog Halaman 88

Hadis No. 41 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab larangan marasa cukup dalam istinja’ dengan kurang dari tiga batu,

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ سَلْمَانَ قَالَ قَالَ لَهُ رَجُلٌ إِنَّ صَاحِبَكُمْ لَيُعَلِّمُكُمْ حَتَّى الْخِرَاءَةَ قَالَ أَجَلْ نَهَانَا أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ بِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ أَوْ نَسْتَنْجِيَ بِأَيْمَانِنَا أَوْ نَكْتَفِيَ بِأَقَلَّ مِنْ ثَلَاثَةِ أَحْجَارٍ

Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abu Mu’awiyah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Al-A’masy telah menceritakan kepada kami, dari Ibrahim, dari Abdurrahman bin Yazid dari Salman, ia berkata, “Seseorang berkata kepadaku, ‘Sungguh teman kalian (yakni Rasulullah saw.) mengajari kalian sampai masalah buang hajat.’ Salman berkata, “Ya, beliau telah melarang kami menghadap kiblat saat buang air besar atau kecil, istinja’ dengan tangan kanan kami, atau mencukupkan dengan batu kurang dari tiga.”

Hadis No. 40 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab larangan istinja’ (cebok) dengan kotoran hewan,

أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى يَعْنِى ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ قَالَ أَخْبَرَنِي الْقَعْقَاعُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا أَنَا لَكُمْ مِثْلُ الْوَالِدِ أُعَلِّمُكُمْ إِذَا ذَهَبَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْخَلَاءِ فَلَا يَسْتَقْبِلْ الْقِبْلَةَ وَلَا يَسْتَدْبِرْهَا وَلَا يَسْتَنْجِ بِيَمِينِهِ وَكَانَ يَأْمُرُ بِثَلَاثَةِ أَحْجَارٍ وَنَهَى عَنْ الرَّوْثِ وَالرِّمَّةِ

Ya’qub bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Yahya yakni Ibnu Sa’id telah menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin ‘Ajlan, ia berkata, Al-Qa’qa’ telah mengabarkan kepadaku, dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi saw., beliau berkata, “Aku bagi kalian seperti seorang ayah. Aku mengajari kalian apabila salah satu dari kalian hendak pergi ke WC, maka janganlah menghadap kiblat, jangan membelakanginya, dan jangan istinja’ dengan menggunakan tangan kanannya.” Beliau memerintahkan untuk istinja’ dengan tiga batu dan beliau melarang istinja’ dengan kotoran hewan dan tulang.

Hadis No. 39 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab larangan istinja’ (cebok) dengan tulang,

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ بْنِ سَنَّةَ الْخُزَاعِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَسْتَطِيبَ أَحَدُكُمْ بِعَظْمٍ أَوْ رَوْثٍ

Ahmad bin Amr bin As-Sarh telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Ibnu Wahb telah memberitakan kepada kami, ia berkata, Yunus telah mengabarkan kepadaku dari Ibnu Syihab dari Abu Usman bin Sannah Al-Khuza’i dari Abdullah bin Mas’ud bahwasannya Rasulullah saw. melarang salah seorang dari kalian istinja’ (bersuci setelah buang hajat) dengan tulang atau kotoran hewan.

Hadis No. 38 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab menjawab salam setelah wudhu’,

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ مُعَاذٍ قَالَ أَنْبَأَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ حُضَيْنٍ أَبِي سَاسَانَ عَنْ الْمُهَاجِرِ بْنِ قُنْفُذٍ أَنَّهُ سَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَبُولُ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ حَتَّى تَوَضَّأَ فَلَمَّا تَوَضَّأَ رَدَّ عَلَيْهِ

Muhammad bin Basyar telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Mu’adz bin Mu’adz telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Sa’id telah memberitakan kepada kami, dari Qatadah dari Al-Hasan dari Hudhain Abu Sasan dari Al-Muhajir bin Qunfudz, sesungguhnya ia pernah mengucapkan salam kepada Nabi saw. sedangkan beliau sedang buang air kecil, maka beliau tidak menjawab salamnya, hingga beliau wudhu’. Setelah beliau berwudhu’, beliau menjawab salamnya.

Hadis No. 37 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab mengucapkan salam kepada orang yang sedang buang air kecil,

أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ وَقَبِيصَةُ قَالَا أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ الضَّحَّاكِ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَرَّ رَجُلٌ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَبُولُ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ

Mahmud bin Ghailan telah mengabarkan kepada kami, ia berkata Zaid bin Al-Hubab dan Qabishah telah menceritakan kepada kami, mereka berkata, Sufyan telah memberitakan kepada kami, dari Ad-Dhahhak bin Usman dari Nafi’ dari Ibnu Umar, ia berkata, “Ada seorang laki-laki yang melewati Nabi saw. dan beliau sedang buang air kecil. Orang itu lalu mengucapkan salam kepada beliau, namun beliau tidak menjawab salamnya.”

Penjelasan:

Imam As-Sindi dalam syarah Sunan An-Nasa’i menjelaskan bahwa beliau tidak menjawab salam saat masih buang air kecil adalah sebagai bentuk pendidikan tata krama untuk laki-laki itu. Namun, beliau mengakhirkan menjawab salam sebagaimana dijelaskan pada hadis berikutnya.

Hadis No. 36 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab makruh kencing di dalam tempat mandi,

أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الْأَشْعَثِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي مُسْتَحَمِّهِ فَإِنَّ عَامَّةَ الْوَسْوَاسِ مِنْهُ

Ali bin Juhr telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Ibnu Al-Mubarak telah memberitakan kepada kami, dari Ma’mar dari Al-Asy’ats bin Abdul Malik dari Al-Hasan dari Abdullah bin Mughaffal dari Nabi saw., beliau bersabda, “Janganlah salah seorang dari kalian buang air kecil di dalam tempat mandinya karena sesungguhnya kebanyakan was-was itu berasal darinya.”

Lihat penjelasan hadisnya di sini.

Hadis No. 35 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab larangan kencing di dalam air yang tidak mengalir,

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ الْبَوْلِ فِي الْمَاءِ الرَّاكِدِ

Qutaibah telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Al-Laits telah menceritakan kepada kami, dari Abu Az-Zubair dari Jabir dari Rasulullah saw. bahwasannya beliau melarang kencing di dalam air yang tidak mengalir (tergenang).

Hadis No. 34 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab makruh kencing di lubang,

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَنْبَأَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي جُحْرٍ
قَالُوا لِقَتَادَةَ وَمَا يُكْرَهُ مِنْ الْبَوْلِ فِي الْجُحْرِ قَالَ يُقَالُ إِنَّهَا مَسَاكِنُ الْجِنِّ

Ubaidullah bin Sa’id telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Mu’adz bin Hisyam telah memberitakan kepada kami, ia berkata, ayahku telah menceritakan kepadaku, dari Qatadah, dari Abdullah bin Sarjis bahwa Nabiyullah saw. bersabda, “Janganlah salah seorang dari kalian buang air kecil di dalam lubang.”

Mereka bertanya kepada Qatadah, “Kenapa dilarang buang air kecil di lubang?” Ia menjawab, “Dikatakan bahwa ia adalah tempat tinggal jin.”

Penjelasan:

Imam As-Sindi di dalam syarah Sunan An-Nasa’i mengatakan bahwa maksud lubang di sini adalah lubang yang digali oleh binatang buas. Sehingga, dikhawatirkan dapat menyakiti pihak yang berada di dalam lubang itu, seperti ular, jin, atau selainnya.

Hadis No. 33 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab kencing di sebuah baskom,

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ أَنْبَأَنَا أَزْهَرُ أَنْبَأَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ يَقُولُونَ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْصَى إِلَى عَلِيٍّ لَقَدْ دَعَا بِالطَّسْتِ لِيَبُولَ فِيهَا فَانْخَنَثَتْ نَفْسُهُ وَمَا أَشْعُرُ فَإِلَى مَنْ أَوْصَى. قَالَ الشَّيْخُ أَزْهَرُ هُوَ ابْنُ سَعْدٍ السَّمَّانُ

Amr bin Ali telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Azhar telah memberitakan kepada kami, ia berkata, Ibnu Aun telah memberitakan kepada kami, dari Ibrahim, dari Al-Aswad, dari Aisyah, ia berkata, Orang-orang berkata bahwa Nabi saw. mewasiatkan Ali. Sungguh beliau meminta sebuah baskom untuk digunakan buang air kecil, lalu anggota tubuh beliau perlahan-lahan lemah karena mendekati ajal. Aku tidak merasakan hal itu, dan kepada siapakah beliau berwasiat?” Syekh berkata, “Azhar adalah putra Sa’d As-Samman”.

Hadis No. 32 Sunan An-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam An-Nasa’i berkata dalam kitab Sunan-nya pada bab kencing di dalam bejana,

أَخْبَرَنَا أَيَّوبُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَزَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَتْنِي حُكَيْمَةُ بِنْتُ أُمَيْمَةَ عَنْ أُمِّهَا أُمَيْمَةَ بِنْتِ رُقَيْقَةَ قَالَتْ كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدَحٌ مِنْ عَيْدَانٍ يَبُولُ فِيهِ وَيَضَعُهُ تَحْتَ السَّرِيرِ

Ayyub bin Muhammad Al-Wazzan telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Hajjaj telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ibnu Juraij berkata, Hukaimah binti Umaimah telah mengabarkan kepadaku, dari ibunya; Umaimah binti Ruqaiqah, ia berkata, “Nabi saw. memiliki bejana dari kayu kurman, beliau buang air kecil di dalamnya, dan beliau meletakkannya di bawah tempat tidur.”