Hadis No. 12 Sunan Abi Daud

قَالَ الْاِمَامُ أَبُو دَاوُدَ سُلَيْمَانُ بْنُ الأَشْعَثِ فِيْ سُنَنِهِ فِيْ بَاب الرُّخْصَةِ فِي ذَلِكَ

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ إِسْحَقَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبَانَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَهَى نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ بِبَوْلٍ فَرَأَيْتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْبَضَ بِعَامٍ يَسْتَقْبِلُهَا

ِAl-Imam Abu Daud; Sulaiman bin Al-Asy’ats berkata di dalam kitab Sunan-nya pada bab rukhshah dalam hal tersebut (menghadap kiblat saat buang hajat),

Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Wahb bin Jarir telah menceritakan kepada kami, ia berkata, ayahku telah menceritakan kepada kami, ia berkata, aku mendengar Muhammad bin Ishaq yang menceritakan hadis dari Aban bin Shalih dari Mujahid dari Jabir bin Abdullah, ia berkata, “Nabiyullah saw. telah pernah melarang kami untuk menghadap kiblat saat buang air kecil, kemudian aku melihat beliau setahun sebelum wafat, buang air kecil menghadap kiblat.”

 

Artikel Terkait

Artikel Terbaru