Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab tentang orang yang tidak mendapati air maupun debu:
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا خَالِدٌ، قَالَ: أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ، أَنَّ مُخَارِقًا أَخْبَرَهُمْ عَنْ طَارِقٍ، أَنَّ رَجُلًا أَجْنَبَ فَلَمْ يُصَلِّ، فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ، فَقَالَ: أَصَبْتَ. فَأَجْنَبَ رَجُلٌ آخَرُ، فَتَيَمَّمَ وَصَلَّى فَأَتَاهُ، فَقَالَ نَحْوَ مَا قَالَ لِلْآخَرِ يَعْنِي: أَصَبْتَ
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abd al-A’la, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Syu’bah, bahwasanya Mukhariq telah mengabarkan kepada mereka dari Thariq bahwasanya ada seorang laki-laki yang junub namun belum salat, lalu ia datang kepada Nabi saw., kemudian menceritakan hal tersebut kepada beliau. Maka beliau bersabda: Kamu benar. Lalu ada laki-laki lain yang junub, kemudian ia tayamum dan salat, lantas ia pun datang kepada beliau. Maka beliau bersabda sebagaimana sabda yang beliau katakan kepada yang pertama, yaitu: Engkau benar.











