Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab mandi dengan bejana yang di dalamnya terdapat bekas adonan:
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى بْنِ أَعْيَنَ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَطَاءٍ، قَالَ: حَدَّثَتْنِي أُمُّ هَانِئٍ، أَنَّهَا دَخَلَتْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ، وَهُوَ يَغْتَسِلُ قَدْ سَتَرَتْهُ بِثَوْبٍ دُونَهُ فِي قَصْعَةٍ فِيهَا أَثَرُ الْعَجِينِ. قَالَتْ: فَصَلَّى الضُّحَى، فَمَا أَدْرِي كَمْ صَلَّى حِينَ قَضَى غُسْلَهُ
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Yahya bin Muhammad, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Musa bin A’yan, dia berkata: telah menceritakan kepada kami ayahku dari Abdul Malik bin Abu Sulaiman dari Atha, dia berkata: telah menceritakan kepadaku Ummu Hani, bahwasanya dia pernah menemui Nabi saw. pada hari penaklukan kota Makkah, sementara beliau sedang mandi dengan keadaan ditutupi kain (oleh Fatimah) dengan bejana yang di dalamnya terdapat bekas adonan. Ia (Ummu Hani) berkata: Kemudian beliau salat Duha, namun aku tidak tahu berapa kali beliau salat ketika selesai dari mandinya.











