Hadis No. 7 Shahih Muslim

Hadispedia.id – Al-Imam ِAbu Al-Husain Muslim bin Al-Hajjaj Al-Qusyairi berkata dalam kitab Al-Iman bab Penjelasan tentang Iman, Islam, dan Ihsan,

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ عُمَارَةَ وَهُوَ ابْنُ الْقَعْقَاعِ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سَلُونِي»، فَهَابُوهُ أَنْ يَسْأَلُوهُ، فَجَاءَ رَجُلٌ، فَجَلَسَ عِنْدَ رُكْبَتَيْهِ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا الْإِسْلَامُ؟ قَالَ: «لَا تُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ، وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصُومُ رَمَضَانَ»، قَالَ: صَدَقْتَ، قَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا الْإِيمَانُ؟ قَالَ: «أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكِتَابِهِ، وَلِقَائِهِ، وَرُسُلِهِ، وَتُؤْمِنَ بِالْبَعْثِ، وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ كُلِّهِ»، قَالَ: صَدَقْتَ، قَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا الْإِحْسَانُ؟ قَالَ: «أَنْ تَخْشَى اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنَّكَ إِنْ لَا تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ»، قَالَ: صَدَقْتَ. قَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَتَى تَقُومُ السَّاعَةُ؟ قَالَ: ” مَا الْمَسْئُولُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ، وَسَأُحَدِّثُكَ عَنْ أَشْرَاطِهَا: إِذَا رَأَيْتَ الْمَرْأَةَ تَلِدُ رَبَّهَا، فَذَاكَ مِنْ أَشْرَاطِهَا، وَإِذَا رَأَيْتَ الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الصُّمَّ الْبُكْمَ مُلُوكَ الْأَرْضِ، فَذَاكَ مِنْ أَشْرَاطِهَا، وَإِذَا رَأَيْتَ رِعَاءَ الْبَهْمِ يَتَطَاوَلُونَ فِي الْبُنْيَانِ، فَذَاكَ مِنْ أَشْرَاطِهَا فِي خَمْسٍ مِنَ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا اللهُ “، ثُمَّ قَرَأَ: {إِنَّ اللهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللهِ عَلِيمٌ خَبِيرٌ} [لقمان: 34] قَالَ: ثُمَّ قَامَ الرَّجُلُ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «رُدُّوهُ عَلَيَّ»، فَالْتُمِسَ، فَلَمْ يَجِدُوهُ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «هَذَا جِبْرِيلُ، أَرَادَ أَنْ تَعَلَّمُوا إِذْ لَمْ تَسْأَلُوا

Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Jarir telah menceritakan kepada kami, dari Umarah yakni Ibnu Al-Qa’qa’, dari Abu Zur’ah, dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Bertanyalah kepadaku.” Namun mereka takut dan segan bertanya kepada beliau. Maka, seorang laki-laki datang lalu duduk di hadapan kedua lutut beliau. Laki-laki itu bertanya, “Wahai Rasulullah, apa Islam itu?’ Beliau menjawab, “Islam adalah kamu tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan berpuasa Ramadhan.” Dia berkata, “Kamu benar.” Lalu, ia bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, apa iman itu?” Beliau menjawab, “Kamu beriman kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, utusan-utusan-Nya, kamu beriman kepada hari kebangkitan, dan semua takdir.” Dia berkata, “Kamu benar”. Lalu dia bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, apakah ihsan itu?” Beliau menjawab, “Kamu takut kepada Allah seakan-akan kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.” Dia berkata, “Kamu benar”. Lalu dia bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, kapankah hari Kiamat itu?” Beliau menjawab, “Tidaklah orang yang ditanya tentangnya lebih mengetahui jawaban-Nya dari pada orang yang bertanya, akan tetapi aku akan menceritakan kepadamu tentang tanda-tandanya, yaitu bila kamu melihat hamba wanita melahirkan tuannya. Itulah salah satu tanda-tandanya. (Kedua) bila kamu melihat orang yang tanpa alas kaki, telanjang, tuli, dan bisu menjadi pemimpin (manusia) di bumi. Itulah salah satu tanda-tandanya. (Ketiga) apabila kamu melihat penggembala kambing saling berlomba-lomba tinggi-tinggian dalam (mendirikan) bangunan. Itulah salah satu tanda-tandanya dalam lima tanda-tanda dari kegaiban yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah.” Kemudian beliau saw. membaca (ayat yang artinya), “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari Kiamat; dan Dia lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakan-Nya besok. Dan tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Mengenal.”(Q.S. Luqman: 34). Kemudian laki-laki itu bangun (mengundurkan diri). Maka Rasulullah saw. bersabda, “Panggillah dia menghadapku.” Maka dia dicari, namun mereka tidak mendapatkannya. Lalu, Rasulullah saw. bersabda, “Laki-laki ini adalah Jibril yang berkeinginan agar kalian mempelajari (agama) karena kalian tidak bertanya.”

Artikel Terkait

Artikel Terbaru