Mengenal Sosok Usman bin Affan: Perawi Hadis yang Penuh kehati-hatian

Saat kita mempelajari sejarah Islam khususnya dalam bahasan para sahabat, maka kita pasti mengenal sosok Usman bin Affan, salah seorang sahabat terdekat Nabi saw dan menjadi khalifah ketiga sepeninggal sahabat Umar ra. Peranannya dalam pembukuan al-Quran menjadi sangat berguna hingga masa sekarang. Namun bukan hanya fokus terhadap al-Quran, Ia juga menaruh perhatian lebih terhadap hadis.

Biografi Usman bin Affan

Usman bin Affan merupakan salah seorang sahabat Rasulullah saw yang dikenal sebagai khalifah ke tiga setelah menggantikan sahabat Umar ra. Ia menjabat sebagai khalifah selama 12 tahun (644-656 M). Ia memiliki nama lengkap Usman bin Affan bin abu al-Ash bin Umaiyyah bin Abd Syams bin Abd Manaf. Ia lahir pada tahun keenam tahun gajah sehingga selisih lima tahun lebih muda dengan Nabi Muhammad. Secara garis keturunan, ia bertemu dengan nasab Rasulullah saw pada Abdu Manaf.

Usman bin Affan juga biasa dipangil Abu Abdllah dan memiliki julukan Dzunnurain (pemilik dua cahaya). Julukan ini disematkan kepadanya karena ia menikah dengan dua putri Rasulullah saw yang benama Raqayyah dan Ummu Kulthum.

Utsman terpilih menjadi khalifah ketiga berdasarkan suara mayoritas dari hasil Musyawarah tim yang anggotanya dipilih oleh sahabat Umar ra sebelum ia wafat. Akhirnya ia terpilih menjadi penerus perjauangan Umar ra dalam usia yang cukup tua yakni 70 tahun.

Namun pada masa pemerintannya, bangsa Arab mengalami perkembangan cukup pesat terlebih dalam bidang ekonomi. Hal ini sangat erat kaitannya dengan semakin luasnya wilayah yang dinaunginya. Pola masyarakat yang awalnya hidup cukup bersahaja menuju model masyarakat perkotaan.

Di masa kepemimpinannya, 12 tahun cukup lah lama. Terlebih pemerintahan Usman mulai terjadi pergolakan di tengah-tengah masa tersebut. Menjalankan pemerintahan di usia senja memanglah sulit sehingga Usman ra meminta beberapa bantuan dari keluargannya untuk menjalankan pemerintahan.Kebijakan yang diambil oleh khalifah Usman ra ini ternyata menimbulkan konflikdan perpecahan. Ditambah pengaruh keluarga yang mendominasi mengakibatkan sebagian sahabat mengalami kekecewaan.

Baca juga: Hadis Segala Perbuatan Ditentukan Niatnya

Keutamaan Sahabat Usman ra

Di kalangan suku Quraisy, ia merupakan salah seorang saudagar yang paling kaya. Di masa sebelum dan setelah datangnya Islam, ia termasuk orang kaya yang sangat pemurah dan giat dalam berderma. Bahkan Nabi Muhammad saw sangat mengagumi sifat dan sikap Usman yang pemurah, dermawan dan sederhana.

Imam as-Suyuthi menggambarkan dalam tarikh Khulafa bahwa perjuangan Usman ra dalam membela Islam bukan sekedar dengan hartanya melainkan juga segenap raga dan nyawanya. Ia sangat senang memberika hartanya demi kepentingan Islam hingga pernah mengirimkan setengah pasukan ke medan perang dengan hartanya, mebagikan 300 unta dan 50 kuda tunggangan.

Sahabat Usman termasuk ke dalam 10 orang yang dikabarkan akan masuk surga. Ia dalam menjalani kehidupan sangat lah takut akan siksa dan azab-Nya. Pada waktu perang uhud, ia berdiri bersama Rasulullah saw bersama Abu bakar dan Umar ra, secara tiba-tiba gunung tersebut bergetar

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ سَعِيدٍ، عَنْ قَتَادَةَ، أَنَّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، حَدَّثَهُمْ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَعِدَ أُحُدًا، وَأَبُو بَكْرٍ، وَعُمَرُ، وَعُثْمَانُ فَرَجَفَ بِهِمْ، فَقَالَ: اثْبُتْ أُحُدُ فَإِنَّمَا عَلَيْكَ نَبِيٌّ، وَصِدِّيقٌ، وَشَهِيدَانِ

“telah bercerita dari Muhammad bin Basyar, telaah bercerita dari yahya, dari Said, dari Qatadah bahwa Anas ibn Malik pernah bercerita kepada mereka bahwa Rasulullah saw saat mendaki gunung Uhud diikuti Abu bakar, Umar dan Usman, lalu gunung Uhud tersebut bergetar, maka beliau bersabda: “Tenaglah wahai Uhud, karena diatasmu sekarang ada Nabi, Asshiddiq (Abu Bakar) dan dua orang Syahid (Umar ra dan Usman ra)” (HR. Bukhari)

Dikisahkan pula dalam riwayat yang dihimpun dalam Shahih Muslim bahwa suatu ketika Rasul Saw sedang duduk bersantai di rumah Aisyah ra dalam keadaan kedua paha/betis beliau tersingkap (terbuka). Kemudian Abu Bakar dan Umar minta izin untuk masuk ke dalam ruangan. Maka Rasul mengijinkannya dan beliau masih dengan kondisi paha tersingkap.

Baca juga: Riwayat Hadis Tentang Doa Ketika Mengetahui Musibah Orang Lain

Namun saat kemudian Usman meminta izin untuk masuk, Rasul mengizinkannya dan langsung merapikan pakaiannya yang tersingkap tadi. Hal itu kemudian ditanyakan oleh aisyah hingga akhirnya Rasul saw menjawab,

أَلَا أَسْتَحِي مِنْ رَجُلٍ تَسْتَحِي مِنْهُ الْمَلَائِكَةُ

“tidaklah aku malu kepada orang yang malaikat saja malu kepadanya”

Perannya dalam Penyebaran Hadis

Pada masa khulafa al-Rasyidin, periwayatan hadis bisa dibilang sangat jarang. Terlebih pada masa itu sedang gencar-gencarnya dilakukan penulisan wahyu al-Quran disebabkan banyaknya para penghafal al-Quran yang gugur di medan perang.

Pada zaman ini Periwayatan hadis dikatakan sedikit karena karena penyebarannya begitu ketat dan penuh kehati-hatian. Sama halnya ketika di masa pemerintahan Khalifah Usman ra, ia juga sangat berhati-hati dan penuh ketelitian dalam menerima hadis. Ibnu Hajar menuliskan dalam Fathul Barry bahwa sahabat Usman ra pernah mengatakan dalam sebuah khutbah supaya para sahabat tidak banyak meriwayatkan hadis.

Baca juga: Posisi Hadis dalam Hukum Islam

Memang dalam beberapa literatur sejarah, era Usman bin Affan merupakan era pembukuan al-Quran secara tersturktur dan sistematis. Bahkan Usman ra cukup gencar untuk menyeragamkan mushaf-mushaf yang tersebar pada masa itu. Namun bukan berarti ia mengenyampingkan peranan hadis.

Kehati-hatiannya dalam menerima hadis serta peringatan kepada para sahabat yang lain agar tidak sembarangan dalam meriwayatkan hadis menjadi bukti kepeduliannya dalam hadis. Jika dilihat dalam kitab sahihain saja(sahih al-Bukhari dan sahih al-Muslim), maka banyak ditemukan hadis-hadis yang diriwayatkan dari shabat Usman bin Affan. Wallahu Alam.

Mohammad Anas Fahruddin
Mohammad Anas Fahruddin
Alumni Ilmu Hadis UIN Sunan Ampel Surabaya

Artikel Terkait

Artikel Terbaru