Hadis No. 367 Sunan Al-Nasa’i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab perbedaan antara darah haid dan istihadah:

أَخْبَرَنَا ‌أَبُو الْأَشْعَثِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌هِشَامًا يُحَدِّثُ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، أَنَّ بِنْتَ أَبِي حُبَيْشٍ قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ إِنِّي لَا أَطْهُرُ، أَفَأَتْرُكُ الصَّلَاةَ؟ قَالَ: لَا، إِنَّمَا هُوَ عِرْقٌ. قَالَ خَالِدٌ: وَفِيمَا قَرَأْتُ عَلَيْهِ: وَلَيْسَتْ بِالْحَيْضَةِ، فَإِذَا أَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ، وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْسِلِي عَنْكِ الدَّمَ ثُمَّ صَلِّي

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abu al-Asy’ats, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid bin al-Harits, dia berkata: aku pernah mendengar Hisyam bercerita dari ayahnya dari Aisyah, bahwasanya (Fatimah) binti Abu Hubaisy berkata: Wahai Rasulullah, aku sedang dalam kondisi tidak suci, apakah aku harus meninggalkan salat? Beliau menjawab: Tidak, itu hanya darah dari suatu urat (penyakit). Khalid berkata: Berdasarkan apa yang saya baca (ada tambahan): Bukan haid, apabila datang masa haid, maka tinggalkanlah salat, namun apabila telah berlalu, maka cucilah darah itu darimu dan salatlah.

Artikel Terkait

spot_img

Artikel Terbaru