Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab berbaringnya perempuan haid dengan pakaian haidnya:
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللهِ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ، (ح) وَأَنْبَأَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: أَنْبَأَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، (ح) وَأَنْبَأَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا خَالِدٌ وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ، قَالَ: حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ، أَنَّ زَيْنَبَ بِنْتَ أَبِي سَلَمَةَ حَدَّثَتْهُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ حَدَّثَتْهَا، قَالَتْ: بَيْنَمَا أَنَا مُضْطَجِعَةٌ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ حِضْتُ، فَانْسَلَلْتُ فَأَخَذْتُ ثِيَابَ حَيْضَتِي. فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنَفِسْتِ؟ قُلْتُ: نَعَمْ. فَدَعَانِي، فَاضْطَجَعْتُ مَعَهُ فِي الْخَمِيلَةِ. وَاللَّفْظُ لِعُبَيْدِ اللهِ بْنِ سَعِيدٍ
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ubaidullah bin Sa’id, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam dan (dari jalur periwayatan yang lain juga disebutkan) telah memberitakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam, dia berkata: telah menceritakan kepadaku ayahku, dan (dari jalur periwayatan yang lain juga disebutkan) telah memberitakan kepada kami Ismail bin Mas’ud, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid yaitu Ibnu al-Harits, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Yahya bin Abi Katsir, dia berkata: telah menceritakan kepadaku Abu Salamah, bahwasanya Zainab binti Abu Salamah pernah bercerita kepadanya bahwa Ummu Salamah bercerita kepadanya, dia berkata: ketika aku sedang berbaring bersama Rasulullah saw. tiba-tiba aku haid, maka aku pun segera keluar perlahan-lahan kemudian mengambil pakaian (yang biasa dipakai saat) haidku. Lalu Rasulullah saw. bertanya: Apakah kamu sedang haid? Aku pun menjawab: Ya. Lalu beliau memanggilku, lantas aku pun tidur bersama beliau dalam satu selimut. Lafaz (riwayat ini) milik Ubaidullah bin Sa’id.











