Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab haid dan istihadah bab salat (jenazah) atas perempuan nifas:
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ عَبْدِ الْوَارِثِ عَنْ حُسَيْنٍ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ سَمُرَةَ، قَالَ: صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أُمِّ كَعْبٍ مَاتَتْ فِي نِفَاسِهَا، فَقَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ فِي وَسَطِهَا
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Humaid bin Mas’adah dari Abd al-Warits dari Husain yaitu al-Mu’allim dari Ibnu Buraidah dari Samurah, dia berkata: Aku pernah salat bersama Rasulullah saw. atas (jenazah) Ummu Ka’ab yang meninggal dunia dalam keadaan nifas, Rasulullah saw. berdiri dalam salat itu (menghadap sejajar) di tengah-tengahnya.











