Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab memulai mandi junub dengan wudu:
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ: أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللهِ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ غَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ اغْتَسَلَ، ثُمَّ يُخَلِّلُ بِيَدِهِ شَعَرَهُ، حَتَّى إِذَا ظَنَّ أَنَّهُ قَدْ أَرْوَى بَشَرَتَهُ أَفَاضَ عَلَيْهِ الْمَاءَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ غَسَلَ سَائِرَ جَسَدِهِ
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Suwaid bin Nashr, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Abdullah dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah, bahwasanya ia pernah berkata: Dahulu Rasulullah saw. apabila mandi junub, maka beliau mencuci kedua tangannya, kemudian berwudu sebagaimana wudunya untuk salat, lalu mandi. Kemudian beliau menyela-nyelai rambutnya dengan tangannya, hingga apabila beliau merasa bahwa air telah sampai ke kulit (kepala)-nya, beliau mengguyurkan air ke atas kepalanya tiga kali, kemudian mencuci seluruh tubuhnya.











