Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab mandi dan tayamum bab tidak berwudu lagi setelah mandi:
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي، قَالَ: حَدَّثَنَا حَسَنٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، (ح) وَأَنْبَأَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، قَالَ: حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَتَوَضَّأُ بَعْدَ الْغُسْلِ
Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Utsman bin Hakim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami ayahku, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hasan dari Abu Ishaq (dari jalur periwayatan yang lain juga disebutkan) dan telah memberitakan kepada kami Amr bin Ali, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdurrahman, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Syarik dari Abu Ishaq dari al-Aswad dari Aisyah, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. tidak berwudu lagi setelah mandi (junub).











