Hadis No. 48 Shahih Al-Bukhari

Hadispedia.id – Al-Imam Al-Bukhari berkata di dalam Shahih-nya pada Kitab Al-Iman bab pernyataan malaikat Jibril kepada Nabi saw. tentang iman, Islam, Ihsan, dan pengetahuan tentang hari Kiamat,

 حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، أَخْبَرَنَا أَبُو حَيَّانَ التَّيْمِيُّ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَارِزًا يَوْمًا لِلنَّاسِ، فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ: مَا الإِيمَانُ؟ قَالَ: «الإِيمَانُ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلاَئِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ، وَبِلِقَائِهِ، وَرُسُلِهِ وَتُؤْمِنَ بِالْبَعْثِ». قَالَ: مَا الإِسْلاَمُ؟ قَالَ: ” الإِسْلاَمُ: أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ، وَلاَ تُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمَ الصَّلاَةَ، وَتُؤَدِّيَ الزَّكَاةَ المَفْرُوضَةَ، وَتَصُومَ رَمَضَانَ “. قَالَ: مَا الإِحْسَانُ؟ قَالَ: «أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ»، قَالَ: مَتَى السَّاعَةُ؟ قَالَ: ” مَا المَسْئُولُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ، وَسَأُخْبِرُكَ عَنْ أَشْرَاطِهَا: إِذَا وَلَدَتِ الأَمَةُ رَبَّهَا، وَإِذَا تَطَاوَلَ رُعَاةُ الإِبِلِ البُهْمُ فِي البُنْيَانِ، فِي خَمْسٍ لاَ يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا اللَّهُ ” ثُمَّ تَلاَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: {إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ} [لقمان: 34] الآيَةَ، ثُمَّ أَدْبَرَ فَقَالَ: «رُدُّوهُ» فَلَمْ يَرَوْا شَيْئًا، فَقَالَ: «هَذَا جِبْرِيلُ جَاءَ يُعَلِّمُ النَّاسَ دِينَهُمْ» قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ: جَعَلَ ذَلِكَ كُلَّهُ مِنَ الإِيمَانِ

Musaddad telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ismail bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Abu Hayyan At-Taimi telah mengabarkan kepada kami, dari Abu Zur’ah, dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, bahwa Nabi saw. pada suatu hari muncul kepada para sahabat, lalu malaikat Jibril a.s. datang yang kemudian bertanya, “Apakah iman itu?” Nabi saw. menjawab, “Iman adalah kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, utusan-utusan-Nya, dan kamu beriman kepada hari kebangkitan.” Ia (Jibril a.s.) berkata, “Apakah Islam itu?” Beliau menjawab, “Islam adalah kamu menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, mendidikan shalat, menunaikan zakat yang diwajibkan, dan berpuasa di bulan Ramadhan.” Ia (Jibril a.s.) berkata, “Apakah ihsan itu?” Beliau menjawab, “Kamu menyembah Allah seolah-olah melihat-Nya dan bila kamu tidak melihat-Nya sesungguhnya Dia melihatmu.” Ia (Jibril a.s.) berkata lagi, “Kapan terjadinya hari Kiamat?” Beliau menjawab, “Yang ditanya tentang itu tidak lebih tahu dari yang bertanya. Tapi aku akan kabarkan tanda-tandanya, yaitu jika seorang budak melahirkan tuannya dan jika para penggembala unta yang berkulit hitam berlomba-lomba membangun gedung-gedung. Ada lima hal yang tidak diketahui kecuali oleh Allah.” Kemudian Nabi saw. membaca ayat, “Sesungguhnya hanya pada Allah pengetahuan tentang hari Kiamat (Q.S. Luqman: 34). Setelah itu, Jibril a.s. pergi. Lalu, Nabi saw. bersabda, “Dia adalah malaikat Jibril yang datang kepada manusia untuk mengajarkan agama mereka.” Abu Abdillah berkata, “Semua hal yang diterangkan beliau dijadikan sebagai iman.”

Artikel Terkait

Artikel Terbaru