Beranda blog Halaman 5

Hadis No. 294 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab mani yang mengenai pakaian:

أَخْبَرَنَا ‌عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌اللَّيْثُ عَنْ ‌يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ ‌سُوَيْدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ ‌مُعَاوِيَةَ بْنِ حُدَيْجٍ عَنْ ‌مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ، أَنَّهُ سَأَلَ ‌أُمَّ حَبِيبَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: هَلْ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي الثَّوْبِ الَّذِي كَانَ يُجَامِعُ فِيهِ؟ قَالَتْ: نَعَمْ إِذَا لَمْ يَرَ فِيهِ أَذًى

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Isa bin Hammad, dia berkata: telah menceritakan kepada kami al-Laits dari Yazid bin Abu Habib dari Suwaid bin Qais dari Mu’awiyah bin Hudaij dari Mu’awiyah bin Abu Sufyan, bahwasanya ia pernah bertanya kepada Ummu Habibah, istri Nabi saw: Apakah dulu Rasulullah saw. pernah salat dengan pakaian yang dipakai saat bersetubuh? Ia menjawab: Ya, jika beliau tidak melihat kotoran (mani) pada baju tersebut.

Hadis No. 293 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab darah haid yang mengenai pakaian:

أَخْبَرَنَا ‌يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ عَنْ ‌حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ ‌هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ ‌فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ ‌أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ وَكَانَتْ تَكُونُ فِي حَجْرِهَا، أَنَّ امْرَأَةً اسْتَفْتَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ دَمِ الْحَيْضِ يُصِيبُ الثَّوْبَ. فَقَالَ: حُتِّيهِ، ثُمَّ اقْرُصِيهِ بِالْمَاءِ، ثُمَّ انْضَحِيهِ، وَصَلِّي فِيهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Habib bin Arabi dari Hammad bin Zaid dari Hisyam bin Urwah dari Fathimah binti al-Mundzir dari Asma binti Abu Bakr dan dia berada dalam asuhannya, bahwasanya pernah ada seorang perempuan meminta fatwa kepada Rasulullah saw. tentang darah haid yang mengenai pakaian. Lalu beliau bersabda: keroklah, lalu gosoklah dengan air, kemudian percikkan air, dan salatlah dengan pakaian itu.

Hadis No. 292 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab darah haid yang mengenai pakaian:

أَخْبَرَنَا ‌عُبَيْدُ اللهِ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ‌سُفْيَانَ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌أَبُو الْمِقْدَامِ ثَابِتٌ الْحَدَّادُ عَنْ ‌عَدِيِّ بْنِ دِينَارٍ، قَالَ: سَمِعْتُ ‌أُمَّ قَيْسٍ بِنْتَ مِحْصَنٍ أَنَّهَا سَأَلَتْ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ دَمِ الْحَيْضِ يُصِيبُ الثَّوْبَ. قَالَ: حُكِّيهِ بِضِلَعٍ وَاغْسِلِيهِ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ubaidullah bin Sa’id, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id dari Sufyan, dia berkata: telah menceritakan kepadaku Abu al-Miqdam Tsabit al-Haddad dari Adi bin Dinar, dia berkata: Aku pernah mendengar Ummu Qais binti Mihshan bahwasanya dia pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang darah haid yang mengenai pakaian? Beliau menjawab: Keroklah dengan tulang, lalu cuci dengan air dan daun bidara.

Hadis No. 291 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab apa yang harus dilakukan perempuan yang sedang nifas ketika ihram:

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ ‌وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى ‌وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَاللَّفْظُ لَهُ، قَالُوا: حَدَّثَنَا ‌يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي ‌أَبِي، قَالَ: أَتَيْنَا ‌جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللهِ، فَسَأَلْنَاهُ عَنْ حَجَّةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَحَدَّثَنَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ لِخَمْسٍ بَقِينَ مِنْ ذِي الْقَعْدَةِ، وَخَرَجْنَا مَعَهُ حَتَّى إِذَا أَتَى ذَا الْحُلَيْفَةِ، وَلَدَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ مُحَمَّدَ بْنَ أَبِي بَكْرٍ، فَأَرْسَلَتْ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَيْفَ أَصْنَعُ؟ قَالَ: اغْتَسِلِي، وَاسْتَثْفِرِي، ثُمَّ أَهِلِّي

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali, Muhammad bin al-Mutsanna dan Ya’qub bin Ibrahim, dan lafaz riwayat ini miliknya, mereka berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Ja’far bin Muhammad, dia berkata: telah menceritakan kepadaku ayahku, dia berkata: kami pernah datang kepada Jabir bin Abdullah, lalu kami bertanya kepadanya tentang hajinya Nabi saw. Lalu dia menceritakan kepada kami bahwa Rasulullah saw. pernah pergi keluar pada saat masih tersisa lima hari (tanggal dua puluh lima) bulan Zulkaidah, dan kami pun keluar bersama beliau hingga tatkala sampai di Dzulhulaifah, Asma bin Umais melahirkan Muhammad bin Abu Bakar, lalu ia pun mengirim seseorang kepada Rasulullah saw. (untuk bertanya), Apa yang harus ku perbuat?. Beliau bersabda: Mandilah dan letakkan kain di tempat keluarnya darah, kemudian berihramlah.

Hadis No. 290 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab apa yang harus dilakukan perempuan berihram apabila haid:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌سُفْيَانُ عَنْ ‌عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ ‌أَبِيهِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نُرَى إِلَّا الْحَجَّ، فَلَمَّا كَانَ بِسَرِفَ حِضْتُ، فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي. فَقَالَ: مَا لَكِ أَنَفِسْتِ؟ فَقُلْتُ: نَعَمْ. قَالَ: هَذَا أَمْرٌ كَتَبَهُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ، فَاقْضِي مَا يَقْضِي الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ. وَضَحَّى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نِسَائِهِ بِالْبَقَرِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Sufyan dari Abdurrahman bin al-Qasim dari ayahnya dari Aisyah, dia berkata: Kami pernah pergi keluar bersama Rasulullah saw. yang kami tidak melihat kecuali untuk haji. Tatkala tiba di Sarif aku haid. Lalu Rasulullah saw. masuk menemuiku sedangkan aku sedang menangis. Beliau lalu bertanya: Ada apa denganmu?, apakah kamu sedang haid?. Aku menjawab: Ya. Beliau bersabda: Ini suatu perkara yang telah Allah Azza wa Jalla tetapkan bagi anak-anak perempuan Adam (kaum wanita), maka tunaikanlah apa yang ditunaikan oleh orang yang haji, selain tawaf di Ka’bah. Rasulullah saw. pun berkurban sapi untuk para istrinya.

Hadis No. 289 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab kewajiban yang harus ditunaikan oleh seseorang yang menggauli istrinya dalam keadaan haid, setelah mengetahui adanya larangan dari Allah Azza wa Jalla untuk menyetubuhinya:

أَخْبَرَنَا ‌عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌يَحْيَى عَنْ ‌شُعْبَةَ عَنِ ‌الْحَكَمِ عَنْ ‌عَبْدِ الْحَمِيدِ عَنْ ‌مُقْسَمٍ عَنِ ‌ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: فِي الرَّجُلِ يَأْتِي امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ يَتَصَدَّقُ بِدِينَارٍ أَوْ بِنِصْفِ دِينَارٍ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya dari Syu’bah dari al-Hakam dari Abdul Hamid dari Muqsim dari Ibnu Abbas dari Nabi saw. tentang seorang laki-laki yang menggauli istrinya sedangkan ia (istrinya) sedang dalam keadaan haid, lalu ia bersedekah dengan satu dinar atau setengah dinar.

Hadis No. 288 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab penafsiran atas firman Allah Azza wa Jalla “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang haid”:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، قَالَ حَدَّثَنَا ‌سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ‌ثَابِثٍ عَنْ ‌أَنَسٍ، قَالَ: كَانَتِ الْيَهُودُ إِذَا حَاضَتِ الْمَرْأَةُ مِنْهُمْ لَمْ يُؤَاكِلُوهُنَّ، وَلَمْ يُشَارِبُوهُنَّ، وَلَمْ يُجَامِعُوهُنَّ فِي الْبُيُوتِ، فَسَأَلُوا نَبِيَّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ، فَأَنْزَلَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: {وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى} .. الْآيَةَ. فَأَمَرَهُمْ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُؤَاكِلُوهُنَّ، وَيُشَارِبُوهُنَّ، وَيُجَامِعُوهُنَّ فِي الْبُيُوتِ، وَأَنْ يَصْنَعُوا بِهِنَّ كُلَّ شَيْءٍ مَا خَلَا الْجِمَاعَ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Tsabit dari Anas, dia berkata: Dahulu orang-orang Yahudi apabila istri mereka sedang haid, maka mereka tidak mengajaknya makan bersama, tidak minum bersama dan tidak berkumpul bersamanya di rumah. Lantas para sahabat pun bertanya kepada Nabi Allah saw. tentang hal itu? Maka Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat: “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang haid. Katakanlah, “Itu adalah suatu kotoran….” (al-Baqarah: 222) Lantas Rasulullah saw. memerintahkan mereka (para sahabat) untuk mengajak mereka makan bersama, minum bersama mereka, berkumpul bersama mereka di rumah dan berbuat apa saja dengan mereka selain bersetubuh.

Hadis No. 287 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab menggauli istri yang sedang haid:

أَخْبَرَنَا ‌الْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنِ ‌ابْنِ وَهْبٍ عَنْ ‌يُونُسَ ‌وَاللَّيْثِ عَنِ ‌ابْنِ شِهَابٍ عَنْ ‌حَبِيبٍ مَوْلَى عُرْوَةَ عَنْ ‌بُدَيَّةَ، وَكَانَ اللَّيْثُ يَقُولُ: ‌نَدَبَةَ مَوْلَاةُ مَيْمُونَةَ عَنْ ‌مَيْمُونَةَ، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبَاشِرُ الْمَرْأَةَ مِنْ نِسَائِهِ وَهِيَ حَائِضٌ إِذَا كَانَ عَلَيْهَا إِزَارٌ يَبْلُغُ أَنْصَافَ الْفَخِذَيْنِ وَالرُّكْبَتَيْنِ فِي حَدِيثِ اللَّيْثِ مُحْتَجِزَةً بِهِ

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami al-Harits bin Miskin dengan cara dibacakan di hadapannya sementara aku (Imam al-Nasa’i) mendengarkan dari Ibnu Wahb dari Yunus dan al-Laits dari Ibnu Syihab dari Habib mantan budak Urwah dari Budayyah, dahulu al-Laits pernah mengatakan: mantan budak Maimunah yang fasih dari Maimunah, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. mempergauli (selain hubungan intim, jimak) salah satu istrinya yang sedang haid apabila ia (istrinya) memakai kain yang sampai ke tengah kedua pahanya dan kedua lututnya. Di dalam hadis riwayat al-Laits (dikatakan) sebagai penghalang dengannya.

Hadis No. 286 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab menggauli istri yang sedang haid:

أَخْبَرَنَا ‌إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: أَنْبَأَنَا ‌جَرِيرٌ عَنْ ‌مَنْصُورٍ عَنْ ‌إِبْرَاهِيمَ عَنِ ‌الْأَسْوَدِ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَتْ إِحْدَانَا إِذَا حَاضَتْ أَمَرَهَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تَتَّزِرَ، ثُمَّ يُبَاشِرُهَا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: telah memberitakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Ibrahim dari al-Aswad dari Aisyah, dia berkata: Dahulu apabila salah satu dari kami sedang haid, maka Rasulullah saw. memerintahkannya untuk memakai kain, kemudian beliau mempergaulinya (selain hubungan intim, jimak).

Hadis No. 285 Sunan Al-Nasa’i

0
Sunan An-Nasa'i
Sunan An-Nasa'i

Hadispedia.id – Al-Imam al-Nasa’i berkata dalam Sunan-nya pada kitab bersuci bab menggauli istri yang sedang haid:

أَخْبَرَنَا ‌قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا ‌أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ ‌أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ ‌عَمْرِو بْنِ شُرَحْبِيلَ عَنْ ‌عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُ إِحْدَانَا إِذَا كَانَتْ حَائِضًا أَنْ تَشُدَّ إِزَارَهَا، ثُمَّ يُبَاشِرُهَا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu al-Ahwash dari Abu Ishaq dari Amr bin Syurahbil dari Aisyah, dia berkata: Dahulu Rasulullah saw. pernah memerintahkan salah satu dari kami yang apabila sedang haid untuk mengikat (mengencangkan) kainnya, kemudian beliau mempergaulinya (selain hubungan intim, jimak).